Rabu, 03 Februari 2010

Hanya Ingin Engkau Tahu...

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang
bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar
negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang
tuanya kan sering merasa kangen sekali dengan Ibunya..
Lalu bagaimana dengan Bapaknya?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu
setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Bapak-lah yang mengingatkan
Ibu untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Ibu-lah yang lebih sering mengajakmu
bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Bapak bekerja
dan dengan wajah lelah Bapak selalu menanyakan pada Ibu tentang kabarmu
dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......
Bapak biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Bapak mengganggapmu bisa, Bapak akan melepaskan roda bantu di
sepedamu...
Kemudian Ibu bilang : "Jangan dulu pak, jangan dilepas dulu roda
bantunya" ,
Ibu takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Bapak dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu
mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru,
Ibu menatapmu iba.
Tetapi Bapak akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi
tidak sekarang"
Tahukah kamu, Bapak melakukan itu karena Bapak tidak ingin kamu menjadi anak
yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Bapak yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit
membentak dengan berkata : "Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".
Berbeda dengan Ibu yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Bapak benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja.....
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Bapak
bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".
Tahukah kamu, bahwa Bapak melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Bapak, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Bapak, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Ibu....
Tahukah kamu, bahwa saat itu Bapak memejamkan matanya dan menahan gejolak
dalam batinnya, Bahwa Bapak sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS
menjagamu!
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke
rumah untuk menemuimu, Bapak akan memasang wajah paling cool sedunia....
Bapak sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol diruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Bapak merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Bapak melonggarkan sedikit peraturan
untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Bapak adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang
dengan hati yang sangat khawatir... Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Bapak akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Bapak akan segera datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Bapaknya"
Setelah lulus SMA, Bapak akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang
Dokter ataupun Insinyur...
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Bapak itu semata - mata
hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Bapak tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Bapak...
Ketika kamu menjadi gadis dewasa....
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...
Bapak harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Bapak hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu
untuk berhati-hati. .
Padahal Bapak ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Bapak lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan
menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Bapak melakukan itu semua agar kamu KUAT....kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu,
orang pertama yang mengerutkan kening adalah Bapak.
Bapak pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain. Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Bapak tahu... ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...
Kata-kata yang keluar dari mulut Bapak adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin Bapak, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Bapak merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana. Bapak adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. Bapak akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Bapak untuk mengambilmu darinya. Bapak akan sangat berhati-hati memberikan izin.. Karena Bapak tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti. Dan akhirnya....
Saat Bapak melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seorang Pangeran..
yang di anggapnya pantas menggantikannya, Bapak pun tersenyum bahagia
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Bapak pergi kebelakang
panggung sebentar, dan menangis?
Bapak menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Bapak berkata: "Ya Tuhan tugasku telah selesai dengan baik.... Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik.... serta hidup
bahagia ia bersama suaminya..."
Setelah itu Bapak hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya
yang sesekali datang untuk menjenguk... Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Bapak telah menyelesaikan tugasnya....
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita tercinta...

Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Beliau harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan Beliau adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..

Active work . Active prayer .All good active

Tidak ada komentar:

Posting Komentar