Senin, 31 Januari 2011

Nilai Sia-sia, Aremania Tolak Ajakan Damai Persikmania-Bonek

Niat baik Polresta Kediri ingin mendamaikan suporter sepakbola, terutama Aremania dengan Persikmania dan Bonek, sepertinya bertepuk sebelah tangan.

Pasalnya, meski niat tersebut cukup baik, namun bagi Aremania gagasan itu hanya akan sia-sia saja. Maka dari itu, pihak Aremania memastikan tidak akan hadir dalam acara yang rencananya digelar pekan ini di Mapolresta Kediri.

Seperti diberitakan beritajatim.com sebelumnya, Polresta Kediri berencana mempertemuan suporter Persik Kediri (Persikmania), suporter Arema Malang (Aremania) dan suporter Persebaya 1927 (Bonekmania) pasca terjadi insiden kerusuhan di Stasiun Kereta Api Kota Kediri, dimana rombongan Aremania yang hendak pulang ke Malang dilempari batu oleh oknum Persikmania.

"Kami akan segera mengagendakan pertemuan tiga wilayah itu. Kami tidak ingin aksi saling serang antara pendukung klub sepak bola ini terjadi secara terus-menerus dan tidak ada solusinya," kata Wakapolresta Kediri Kompol Kuwadi, Selasa (11/1/2011) lalu.

Rencanannya, tiga elemen suporter itu akan diminta membuat kesepakatan damai untuk mencegah bentrokan yang kerap terjadi di sepanjang jalur kereta api. "Tujuan kami hanya ingin mendamaikan mereka. Kami sudah mengundang masing-masing koordinator suporter," akunya.

Namun, setelah beritajatim.com mencoba menghubngi salah satu Korwil Aremania di Kota Malang, yakni koorwil Aremania Stasiun Kota Baru, Tembel,  pada Senin (31/1/2011) sore, pihaknya mengaku tak pernah dihubungi dan menerima undangan pertemuan tersebut.

"Di Aremania itu tak ada ketuanya. Undangan itu ditujukan kepada siapa. Saya tidak menerima. Dan yang jelas, saya pribadi tidak mau. Begitu juga Aremania lainnya. Saya tidak tahu kalau Aremania ada yang mau hadir. Monggo kalau ada Aremania yang mau hadir," katanya.

Tembel mengaku, pertemuan sejenis sudah sering dilakukan. Namun hasilnya nihil. "Malang-Subaya sudah sering melakukan pertemuan. Saat pak Da'i Bakhtiar jadi Kapolda Jatim, sudah pernah ada pertemuan. Tapi tak ada hasilnya. Apalagi yang menggelar pertemuan sekelas Polresta," katanya.

Yang sulit untuk berdamai itu, aku Tembel, pada ditingkat grass root. "Yang jelas, secara pribadi, saya tidak terima. Sebaiknya tak usah pertemuan, namun, masing-masing suporter harus melakukan evaluasi diri. Persikmania, harus belajar sama Deltamania, yang saat ini sudah berdamai dengan Aremania. Dulu bermusuhan, kenapa sekarang bisa damai," katanya.

Dulu, kata Tembel, Aremania sudah berupaya untuk berdamai dengan Persikmania. Namun, Persikmania yang tetap menganggap Aremania musuh. Padahal, pada pembakaran Stadion Brawijaya oleh Aremania pada Liga Indonesia, Januari 2007 silam, Aremania hanya brutal di dalam stadion, tidak melakukan kerusuhan di luar stadion.

Yang terpenting, kata Tembel, masing-masing suporter itu sama-sama menghilangkan provokasi. "Misalnya, saat mau masuk ke Kediri, ada spanduk bertuliskan 'Kediri Kuburan Aremania'. Provokasi seperti itu harus ditiadakan," harapnya.

Tidak usah pertemuan tersebut, pertemuan yang digagas oleh suporter Indonesia, tambah tembel, seperti menggelar Jambore suporter Indonesia di Bogor, dan pertemuan lainnya, hasilnya masih saja nihil.

"Yang jelas, Aremania menolak pertemuan itu. Dan lagi, ngapain ada Bonek segala. Kasus pelemparan di Kediri itu bukan dengan Bonek. Ngapain melibatkan Bonek segala. Mari masing-masing suporter evaluasi diri. Persikmania harus banyak belajar ke Deltamania," ujarnya.

Bersyukur.....teruslah Bersyukur,,,,,,tetaplah Bersyukur....

Karena hujan yg tidak kunjung berhenti, akhirnya saya memutuskan menerobos hujan karena hari sudah malam... Dan sampai ciputat, ini perut dah ga bisa diajak kompromi, akhirnya saya memutuskan mampir di warung nasi tenda dipinggir jalan ciputat..lagi asik asiknya menikmati pecel lele,  masuklah seorang bapak, dengan istri dan 2 anaknya.. Yg menarik adalah kendaraan mereka adalah gerobak dorong.. Dan bapak ini memesan 2 piring nasi dan ayam goreng utk istri dan anaknya. Pertamanya sih ga ada yg menarik, tetapi ketika saya selesai makan, ada yg menarik hati saya..
Ternyata, yg menikmati makanan itu hanya istri dan anaknya. Sedangkan sang bapak hanya melihat istri dan anaknya menikmati makanan ini. Sesekali saya melihat anak ini tertawa senang sekali, dan sangat menikmati ayam goreng yg dipesan oleh bapaknya..
Saya perhatikan, wajah sang bapak, walau tampak kelelahan tetapi ada senyum bahagia di wajahnya..
Lalu saya mendengar dia berkata.."makan yg puas to..ini hari ulang tahunmu.." Saya mau nangis mendengarnya..seorang bapak, dgn keterbatasannya, sebagai (mungkin) pemulung..memberi ayam goreng murahan dipinggir jalan, utk hadiah anaknya ultah..
Hampir hampir mau menangis rasanya diwarung itu.. Segera sebelum air mata Tumpah, saya berdiri, dan membayar makanan saya, dan juga dgn pelan pelan saya bilang sama penjaga warung..."mas,tagihan bapa itu, saya yg bayar..dan tolong tambahin ayam goreng dan tahu tempe" Lalu lekas lekas saya pergi.

kisah ini ditulis, utk bahan perenungan.. Bahwa tuhan sudah memberikan yg terbaik utk saya saat ini...dan satu lagi..jangan pernah mengeluh..Ingat, kita makan di sushitei,Yakiniku shabu-shabu, tetapi bagi org disekitar kita, pecel lele dipinggir jalan, adalah makanan mewah buat dia.. Sharing dari teman... Semoga bermanfaat..

-true story

Karakter asal manusia adalah tidak puas dengan harta. Hal ini telah diisyaratkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam berbagai haditsnya. Ibnu Az Zubair pernah berkhutab di Makkah, lalu ia mengatakan,
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يَقُولُ « لَوْ أَنَّ ابْنَ آدَمَ أُعْطِىَ وَادِيًا مَلأً مِنْ ذَهَبٍ أَحَبَّ إِلَيْهِ ثَانِيًا ، وَلَوْ أُعْطِىَ ثَانِيًا أَحَبَّ إِلَيْهِ ثَالِثًا ، وَلاَ يَسُدُّ جَوْفَ ابْنِ آدَمَ إِلاَّ التُّرَابُ ، وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَى مَنْ تَابَ »
“Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seandainya manusia diberi lembah penuh dengan emas, maka ia masih menginginkan lembah yang kedua semisal itu. Jika diberi lembah kedua, ia pun masih menginginkan lembah ketiga. Perut manusia tidaklah akan penuh melainkan dengan tanah. Allah tentu menerima taubat bagi siapa saja yang bertaubat.” (HR. Bukhari no. 6438)

Inilah watak asal manusia. Sikap seorang hamba yang benar adalah selalu bersyukur dengan nikmat dan rizki yang Allah beri walaupun itu sedikit. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ لَمْ يَشْكُرِ الْقَلِيلَ لَمْ يَشْكُرِ الْكَثِيرَ
“Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia tidak akan mampu mensyukuri sesuatu yang banyak.” (HR. Ahmad)

Dan juga mesti kita yakini bahwa rizki yang Allah beri tersebut adalah yang terbaik bagi kita karena seandainya Allah melebihkan atau mengurangi dari yang kita butuh, pasti kita akan melampaui batas dan bertindak kufur. Allah Ta’ala berfirman,
وَلَوْ بَسَطَ اللَّهُ الرِّزْقَ لِعِبَادِهِ لَبَغَوْا فِي الْأَرْضِ وَلَكِنْ يُنَزِّلُ بِقَدَرٍ مَا يَشَاءُ إِنَّهُ بِعِبَادِهِ خَبِيرٌ بَصِيرٌ
“Dan jikalau Allah melapangkan rezki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat.” (QS. Asy Syuraa: 27)

Seandainya Allah memberi hamba tersebut rizki lebih dari yang mereka butuh, tentu mereka akan melampaui batas, berlaku kurang ajar satu dan lainnya, serta akan bertingkah sombong.” Selanjutnya Ibnu Katsir menjelaskan, “Akan tetapi Allah memberi rizki pada mereka sesuai dengan pilihan-Nya dan Allah selalu melihat manakah yang maslahat untuk mereka. Allah tentu yang lebih mengetahui manakah yang terbaik untuk mereka. Allah-lah yang memberikan kekayaan bagi mereka yang Dia nilai pantas menerimanya. Dan Allah-lah yang memberikan kefakiran bagi mereka yang Dia nilai pantas menerimanya.
Patut diingat pula bahwa nikmat itu adalah segala apa yang diinginkan seseorang. Namun apakah nikmat dunia berupa harta dan lainnya adalah nikmat yang hakiki? Para ulama katakan, tidak demikian. Nikmat hakiki adalah kebahagiaan di negeri akhirat kelak. Tentu saja hal ini diperoleh dengan beramal sholih di dunia. Sedangkan nikmat dunia yang kita rasakan saat ini hanyalah nikmat sampingan semata. Semoga kita bisa benar-benar merenungkan hal ini.

Jadilah Hamba yang Rajin Bersyukur
Pandai-pandailah mensyukuri nikmat Allah apa pun itu. Karena keutamaan orang yang bersyukur amat luar biasa. Allah Ta’ala berfirman,
وَسَنَجْزِي الشَّاكِرِينَ
“Dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” (QS. Ali Imron: 145)
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.” (QS. Ibrahim: 7)
Ya Allah, anugerahkanlah kami sebagai hamba -Mu yang pandai bersyukur pada-Mu dan selalu merasa cukup dengan segala apa yang engkau beri.

Telanjur Cinta Bola, Irfan Tolak Main Film

-Irfan Bachdim menolak jadi pemain film. Ia sudah telanjur cinta dengan karir sepakbola. "Saya tidak punya pikiran seperti itu (jadi aktor film, red)," ungkap Irfan saat ditemui di Grand Hyatt Hotel, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (31/1/2011).

Irfan yang kesohor setelah masuk Timnas Indonesia dengan kaos bernomor punggung 17 saat Piala AFF 2010 ini telah yakin dengan karir sepakbola. Ia sama sekali tak tertarik menjadi pemain film. "Saat ini saya hanya menjalankan hobi dari kecil yaitu bermain bola," paparnya. Irfan juga menolak berkomentar tentang kekasihnya, Jennifer Kurniawan yang menjadi model dan selebritis di Indonesia. Alasannya? Kedatangan Jennifer Kurniawan ke Indonesia beberapa waktu lalu, sempat membuat heboh dunia hiburan. Pasalnya, kekasih Irfan Bachdim ini dikabarkan sudah mendapatkan kontrak ekslusif untuk membintangi sebuah produk kecantikan.

Benarkah? Irfan yang kini menjadi idola baru ini mengatakan tidak mempunyai hak untuk menjawab pertanyaan tentang kekasihnya tersebut. "Saya nggak mau. Saya nggak berhak menjawab itu," ujar Irfan. "Tapi saat ini Jennifer sudah balik ke Jerman," imbuhnya.

Rabu, 26 Januari 2011

Berikan Sayangmu ..Berikan cintamu, KU (ALLAH) akan menjagamu...

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memberi nasehat pada Ibnu ‘Abbas -radhiyallahu ‘anhuma-,
احْفَظِ اللَّهَ يَحْفَظْكَ
Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu.”[HR.Tirmidzi & HR.Ahmad]

Yang dimaksud menjaga Allah di sini adalah menjaga batasan-batasan, hak-hak, perintah, dan  larangan-larangan Allah. Yaitu seseorang menjaganya dengan melaksanakan perintah Allah, menjauhi larangan-Nya, dan tidak melampaui batas dari batasan-Nya (berupa perintah maupun larangan Allah). Orang yang melakukan seperti ini, merekalah yang menjaga diri dari batasan-batasan Allah sebagaimana yang Allah puji dalam kitab-Nya,
هَذَا مَا تُوعَدُونَ لِكُلِّ أَوَّابٍ حَفِيظٍ (٣٢)مَنْ خَشِيَ الرَّحْمَنَ بِالْغَيْبِ وَجَاءَ بِقَلْبٍ مُنِيبٍ (٣٣
“Inilah yang dijanjikan kepadamu, (yaitu) kepada Setiap hamba yang selalu kembali (kepada Allah) lagi memelihara (semua peraturan-peraturan-Nya), (yaitu) orang yang takut kepada Tuhan yang Maha Pemurah sedang Dia tidak kelihatan (olehnya) dan Dia datang dengan hati yang bertaubat.” (QS. Qaaf: 32-33).

Yang dimaksud dengan menjaga di sini adalah menjaga setiap perintah Allah dan menjaga diri dari berbagai dosa serta bertaubat darinya.


Siapa yang Menjaga Hak Allah, maka Allah akan Menjaganya
Barangsiapa menjaga diri dengan melakukan perintah dan menjauhi larangan, maka ia akan mendapatkan penjagaan dari
Inilah yang dimaksud al jaza’ min jinsil ‘amal, yaitu balasan sesuai dengan amal perbuatan. Sebagaimana Allah mengatakan dalam ayat-ayat lainnya.
وَأَوْفُوا بِعَهْدِي أُوفِ بِعَهْدِكُمْ
“Dan penuhilah janjimu kepada-Ku, niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu.” (QS. Al Baqarah: 40)
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ
“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu.” (QS. Al Baqarah: 152)
إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ
“Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu.” (QS. Muhammad: 7)

Bentuk Penjagaan Allah
Jika seseorang menjaga hak-hak Allah sebagaimana yang telah disebutkan di atas, maka Allah pun akan selalu menjaganya. Bentuk penjagaan Allah ada dua macam, yaitu:
Penjagaan pertama: Allah akan menjaga urusan dunianya yaitu ia akan mendapatkan penjagaan diri, anak, keluarga dan harta.
Penjagaan kedua: Penjagaan yang lebih dari penjagaan pertama, yaitu Allah akan menjaga agama dan keimanannya. Allah akan menjaga dirinya dari pemikiran rancu yang bisa menyesatkan dan dari berbagai syahwat yang diharamkan. Inilah penjagaan yang lebih luar biasa dari penjagaan pertama tadi.
Hal ini dapat kita lihat sebagaimana dalam do’a sebelum tidur yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ,
بِاسْمِكَ رَبِّ وَضَعْتُ جَنْبِى وَبِكَ أَرْفَعُهُ ، إِنْ أَمْسَكْتَ نَفْسِى فَاغْفِرْ لَهَا ، وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ
Dengan menyebut nama-Mu, aku meletakkan lambungku, dan dengan nama-Mu aku mengangkatnya. Jika engkau ingin menarik jiwaku, maka ampunilah ia. Jika engkau ingin membiarkannya, maka jagalah ia sebagaimana engkau menjaga hamba-hambaMu yang sholih”[HR.Bukhori] Dalam do’a ini terlihat bahwa Allah akan senantiasa menjaga orang-orang yang sholih.

 Semoga hadits ini bisa selalu menjadi pengingat dalam setiap langkah kita. Jagalah hak Allah, niscaya Allah akan menjagamu.

Lihat Kebobrokan PSSI, FIFA Harus Datang ke Indonesia..

Agar tahu dengan sendiri keboborokan kondisi sepakbola di negeri ini, FIFA diminta turun dan datang langsung ke Indonesia.

"Kalau PSSI turun dan datang langsung ke Indonesia, agar tahu seperti apa kondisi PSSI saat ini. Selama ini, FIFA hanya tahu luarnya saja, atau bahkan hanya tahu dari penjelasan pengurus PSSI. Misalnya, laporan Nurdin Halid sendiri. Makanya, saya meminta pihak FIFA harus ke Indonesia," kata mantan Manajer Persema yang kini dipercaya sebagai Manajer Media Officer Persema Malang LPI.

Menurut pengurus Pengprov PSSI Jawa Timur itu, kalau pihak FIFA sampai turun langsung ke Indoneisa, Asmuri yakin, PSSI akan diberi sanksi oleh FIFA. "Bahkan, FIFA akan membekukan PSSI, layaknya apa yang menimpa Irak yang dibekukan oleh FIFA akibat ada campur tangan dari pemerintah setempat," katanya, Rabu (26/1/2011).

Cerita Asmuri, kondisi PSSI selama dipimpin Nurdin Halid itu memang terlihat amburadul dan tak pernah meraih prestasi yang gemilang dan membanggakan rakyat Indonesia. "Selain itu, kebijakan yang dikeluarkan juga arogan dan sama sekali tak profesional," akunya.

Selain itu, Asmuri mengaku snagat kecewan terhadap sikap PSSI yang mencoret dan melarang Pengcab PSSI Kota Malang ikut Kongres tahunan di Tabanan Bali itu. "Makanya, sampai saat itu saya anggap pencoretan itu tak sah. Saya tetap akan hadir ke Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang akan digelar pada 19 Maret 2011, di Pulau Bintan, Kepulauan Riau itu," tegasnya.

Di undang ataupun tidak diundang oleh PSSI, dengan tegas Asmuri menyatakan, akan hadir ke Kongres di Pulau Bintan Kepulauan Riau nanti. "Itu sudah keputusan bersama. Bahwa kita akan hadir ke Kongres PSSI. Karena kita tetap merasa tak pernah keluar dari keanggotaan PSSI," ujarnya.

Dia juga menambahkan, bahwa beberapa hasil keputusan di Kongres II PSSI yang digelar di Hotel Pan Pacific, Nirwana Bali Resort, Tanah Lot, Tabanan Bali pada 21-22 Januari 2011 itu cacat hukum. "Saya tegaskan, bahwa di Bali itu bukan Kongres, tapi raker. Makaya kami akan tetap hadir ke Kongres nantinya," tegasnya.

Boaz Diincar Klub Liga Belanda

Walau tidak memperkuat timnas Indonesia, keberadaan Boaz Salossa ternyata tetap diperhitungkan. Terbukti, Boaz dikabarkan sedang dalam incaran salah satu klub di Negeri Belanda, yakni VVV Venlo.

Kabar ini diungkapkan oleh promotor sepakbola Belanda, Ruud JC Voll seperti dikutip Radio Nederland Worldwide, Rabu (26/1/2011). Menurut Voll, setelah berada di klub Venlo, kesempatan Boaz untuk berkiprah ke klub yang lebih besar sangat terbuka.

"Boaz bisa saja nanti pindah ke Ajax Amsterdam atau ke salah satu klub di Liga Spanyol," ujarnya.

Dipaparkannya, pihak Venlo saat ini tengah mempelajari track record dan video Boaz. "Ada satu momen yang bisa memperlihatkan kemampuan Boaz, yakni ketika menerobos sisi kiri pertahanan timnas Uruguay dan mengelabui kiper Juan Castillo, 16 Oktober 2010 lalu," paparnya.

Voll menilai, Boaz tetaplah striker paling tajam yang dimiliki Indonesia. Itu artinya, Boaz pantas bermain di kompetisi dengan level lebih tinggi. "Kalau membobol gawang Uruguay saja bisa, Boaz tentu juga bisa membobol gawang klub-klub bergengsi di Belanda," katanya.

Calon Menantu*


Di sebuah desa yang tenteram dan damai, tinggallah seorang alim dan ahli ibadah. Sa’id, demikian orang memanggilnya. Ia memiliki seorang putri cantik yang taat beribadah, lemah lembut perangainya dan luhur budi pekertinya. Tak mengherankan jika banyak jejaka-jejaka yang ingin menyuntingnya dan para orang tua yang ingin mengambilnya menantu. Tak terkecuali Hisyam, salah seorang penguasa di desa itu yang kaya raya, berniat melamar putri Sa’id untuk dijodohkan dengan putranya.
         Maka diutuslah seseorang untuk menyampaikan maksud Hisyam itu kepada Sa’id. Menanggapi utusan tersebut Sa’id hanya mengatakan,
         “Sampaikan pada tuan Hisyam bahwa aku menolak lamaran ini”.
         Utusan itu bertanya, “Apa sebabnya?”
         “Karena aku tidak berkenan dengan akhlaq dan kefahaman agama putra tuan Hisyam. Dia bukanlah orang yang terpuji perilakunya” jawab Sa’id.
         Sang utusan lalu mencoba merayu, “Mengapa kau menolak lamaran seorang pejabat penting di desa ini? Apakah kau tidak menginginkan kekayaan, kekuasaan dan kedudukan yang terhormat?”
         Dengan enteng Sa’id menjawab, “Jangan kau iming-imingi aku dengan harta dan kekuasaan, yang semua itu bagi Alloh nilainya tidak lebih dari satu sayap nyamuk”.
Sang utusan tidak menyerah dan terus merayu, bahkan ia setengah mengancam, ”Tuan Sa’id, tolong pertimbangkan lagi keputusanmu. Aku  khawatir tuan Hisyam akan murka bila kau menolak keinginannya”.
         Sa’id dengan tenang menjawab, “Allah akan melindungi orang-orang yang beriman”.
         Utusan Hisyam kehabisan akal untuk merayu Sa’id. Ia pun pulang dengan tangan hampa. Sementara itu Sa’id melangkah pergi untuk melaksanakan tugasnya  memberikan pelajaran Al Qur’an dan Sunnah kepada murid-muridnya yang sudah menunggu di masjid.
         Sebelum Sa’id memulai pengajiannya, ia memperhatikan muridnya satu persatu untuk memastikan bahwa seluruh muridnya sudah hadir. Hingga pandangan Sa’id tertuju ada Abu, muridnya yang sudah selama tiga hari tidak mengikuti pengajian. Lalu Sa’id menanyakannya,
         “Kemana saja selama ini kau, Abu?”
         “Istriku meninggal dunia” jawab Abu dengan lirih.
         Sa’id terkejut mendengar jawaban Abu, “Innalillahi wa inna ilaihi roji’un…mengapa kau tidak memberi tahu kami sehingga kami bisa berta’ziah?
         Abu menjelaskan, “Guru, sebelumnya aku mohon maaf. Sengaja aku tidak memberi tahu guru, karena aku tidak mau mengganggu tugas guru mengajar murid-murid guru. Dan menurutku, murid-murid guru lebih utama dan lebih berhak untuk diperhatikan daripada diriku”.
         Sa’id tertegun mendengar penjelasan Abu yang begitu luhur jiwanya dalam menghadapi cobaan dari Allah. Ia tertarik dengan kepribadian Abu yang diliputi keimanan dan ketaqwaan. Lalu ia bertanya,
         “Apakah kau tidak ingin menikah lagi?”
         “Tidak, Guru…” jawab Abu singkat.
         “Mengapa? Bukankah seorang lelaki yang tidur sendiri, tanpa didampingi istri, akan mudah diganggu setan?”.
         “Betul, Guru. Tetapi orang tua mana yang sudi menikahkan putrinya denganku. Aku orang miskin dan tak punya kekayaan kecuali tiga dirham ini” jawab Abu merendah.
         “Aku akan  memberikan jalan keluar atas masalahmu” kata Sa’id tanpa ragu-ragu.
         “Guru, aku tidak ingin merepotkanmu. Tetapi aku juga tidak kuasa menampik niat baik guru. Jazakallahu khoiro, semoga Allah membalas yang lebih baik atas kebaikan budi guru”.
         Dalam perjalanan pulang usai pengajian, tak henti-hentinya Abu merenungkan kehendak Allah yang sedang ditetapkan untuknya.
         “Aku hanyalah lelaki fakir yang tidak mampu berbuat apa-apa, harta pun aku tak punya. Mungkin guru akan membantuku dengan sedikit harta agar aku segera menikah dengan wanita yang sesuai dengan keadaan diriku, atau mungkin saja guru bersedia mencarikan seorang wanita fakir yang bersedia menikah denganku. Segala Puji bagiMu Ya Allah, Dzat yang telah menggerakkan hati Sa’id guruku, untuk membantu kesulitanku”.
         Sementara itu setelah Sa’id mengakhiri pengajian hari itu, ia kembali ke rumah menjumpai putrinya yang sedang membaca surat Al Baqarah ayat 201 yang berbunyi, “Dan diantara mereka ada yang berdoa, Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan akhirat. Jauhkan kami dari siksa neraka” Sang putri menghentikan bacaanya pada ayat tersebut dan bertanya pada ayahnya,
         “Ayah, kita sama-sama tahu bahwa kebaikan akhirat adalah surga. Lalu apakah yang dimaksud dengan kebaikan dunia itu?”
Sa’id tersenyum lebar mendengar pertanyaan putrinya. Lalu ia menjawab,
         “Anakku, kebaikan dunia adalah, selama hidup di dunia ini kita bisa taat beribadah kepada Allah dan RasulNya. Dan sebagai kaum wanita bisa menjadi istri yang shalihah dan taat pada suaminya yang juga shalih. Putriku, insyaAllah tak lama lagi Allah akan menganugerahkan padamu seorang suami yang shalih. Bersiaplah untuk menerimanya”.
         Beberapa hari kemudian saat Abu sedang menyiapkan makanan untuk berbuka puasa, ia mendengar pintu rumahnya diketuk oleh seseorang,
         “Tok..tok..tok..Assalamu’alikum….”
         “Wa’alaikumussalam..Siapa itu?”
         Suara dari luar menjawab, “Aku Sa’id, gurumu..”
         Lalu Abu bergegas membukakan pintu dengan sedikit malu dan khawatir kalau-kalau Sa’id belum menemukan seorang wanita pun yang mau menikah dengannya. Saat Abu membuka pintu, ternyata Sa’id datang bersama putrinya yang cantik mengenakan baju pengantin diiringi gadis-gadis pengiring membawakan bingkisan makanan dan buah-buahan. Abu terbelalak seakan tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Ia kelihatan gugup..
         “Mm..maaf Guru, bb..benarkah semua ini? Mengapa jadi ss..secepat ini?”
         Sa’id menjawab, “Bukankah telah aku katakan, bahwa seseorang yang tidur sendiri tanpa didampingi istri akan mudah diganggu setan?”
         Sementara Abu masih belum percaya dengan apa yang dialaminya, Sa’id melangkah mendekatinya lalu menjabat tangannnya. Hadirin yang ada di situ menyaksikan dengan khidmat. Sa’id menyebut nama Allah, memujiNya dan bershalawat pada Rasulullah SAW, lalu ia berkata pada hadirin, “Persaksikanlah wahai kaum muslimin, bahwa aku mengawinkan putriku dengan seorang lelaki bernama Abu dengan mas kawin tiga dirham tunai….”
         Kemudian Sa’id berdoa untuk keduanya agar mendapatkan ridho dari Allah. Setelah itu ia duduk memberikan nasehat, “Siapa saja yang menikahi seseorang semata-mata karena hartanya, maka Allah tidak akan menambahkannya kecuali kefakiran. Dan siapa saja yang menikahi seseorang semata-mata karena kecantikannya, maka Allah tidak akan menambahkannya kecuali kehinaan. Siapa saja yang menikahi seseorang karena agamanya, maka Allah akan memberikan kebarokahan pada keduanya”.
         “Wahai Abu, ia kini telah sah menjadi istrimu. Semoga Allah melimpahkan barokahNya pada kalian berdua”.
         Setelah beramah tamah Sa’id bersama hadirin beranjak pergi meninggalkan Abu bersama istrinya. Pengantin putri akhirnya tinggal di rumah suaminya. Hampir seminggu Abu menikmati keindahan surga dunia bersama istrinya.
         Demikianlah orang-orang yang beriman tidak akan mendapatkan keseimbangan dan arti kehidupan di dunia, kecuali dengan berharap keridhoan Allah dan Rasulullah SAW****

Do'a3x

Do’a boleh jadi terkabul, namun kita saja yang tidak mengetahui bentuk terkabulnya. Terkabulnya do’a bisa jadi dengan dipalingkan dari kejelekan dari do’a yang kita minta. Dan boleh jadi Allah simpan terkabulnya do’a tadi di akhirat kelak. Sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
« ما مِنْ... مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلاَ قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلاَثٍ إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِى الآخِرَةِ وَإِمَّا أَنُْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا ». قَالُوا إِذاً نُكْثِرُ. قَالَ « اللَّهُ أَكْثَرُ »
“Tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat, pen) melainkan Allah akan beri padanya tiga hal: [1] Allah akan segera mengabulkan do’anya, [2] Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan [3] Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.” Para sahabat lantas mengatakan, “Kalau begitu kami akan memperbanyak berdo’a.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata, “Allah nanti yang memperbanyak mengabulkan do’a-do’a kalian.” (HR. Ahmad, dari Abu Sa’id; derajat hasan)

Contohnya seseorang berdo’a, “Allahummar-zuqnii, Allahummar-zuqnii” (Ya Allah, berilah aku rizki. Ya Allah, berilah aku rizki). Boleh jadi do’a tersebut, Allah kabulkan segera atau diakhirkan. Allah Ta’ala Maha Mengetahui yang terbaik untuk hamba tersebut. Bahkan boleh jadi pula, Allah simpan do’a tersebut untuk meninggikan derajatnya di surga. Ini tentu saja lebih tinggi dari kebahagiaan di dunia. Kebahagiaan di akhirat kelak tentu jauh berbeda dari kebahagiaan di dunia. Malik bin Dinar mengatakan,
لو كانت الدنيا من ذهب يفنى ، والآخرة من خزف يبقى لكان الواجب أن يؤثر خزف يبقى على ذهب يفنى ، فكيف والآخرة من ذهب يبقى ، والدنيا من خزف يفنى؟
“Seandainya dunia adalah emas yang akan fana, dan akhirat adalah tembikar yang kekal abadi, maka tentu saja seseorang wajib memilih sesuatu yang kekal abadi (yaitu tembikar) daripada emas yang nanti akan fana. Lalu bagaimana lagi jika akhirat itu adalah emas yang akan kekal abadi dan dunia adalah tembikar yang akan fana?
"Untuk BIBIR Ɣƍ Menarik, Ucapkanlah Perkataan Ɣƍ BAIK." "Untuk PIPI Ɣƍ Lesung, Tebarkanlah SENYUM IKLASHmu pada orang-orang yang kamu jumpai."Untuk MATA Indah Menawan, Lihatlah selalu KEBAIKAN orang lain."Untuk TUBUH Ɣƍ Langsing, Sisihkan Makananmu bagi fAKIR MISKIN. "Untuk JEMARI TANGAN Ɣƍ Lentik Menawan, Hitunglah DOSA dan AMAL SHOLEHmu untukNya..."

Selasa, 25 Januari 2011

kembali pulang,,,

Bintang terlihat terang
Saat dirimu datang
Cinta yang dulu hilang
Kini kembali pulang
Lihatlah dia mulai bernyanyi
Coba merangkai mimpi
Cinta yang dulu pergi
Kini datang kembali
*
Wajahmu mengingatkanku
Dengan kekasihku dulu
Wajahmu mengingatkanku
Dengan masa laluku
Reff:
Kekasih yang dulu hilang
Kini dia telah kembali pulang
Akan kubawa dia terbang
Damai bersama bintang
Kekasih yang dulu hilang
Kini dia telah kembali pulang
Betapa senang kudendangkan
Dan takkan kulepaskan

JuduL  Kembali Pulang – Kangen Band

Persib Bahas Wacana Hengkang ke LPI

Manajemen Tim Maung Bandung Persib telah membahas wacana kepindahan ke Liga Primer Indonesia (LPI) dengan konsorsium Persib.
Pertemuan antara petinggi Persib Bandung itu digelar Selasa (25/1) malam, namun manajemen Persib belum mengumumkan hasil pertemuan itu.
Manajer Persib Bandung H Umuh Muhtar membenarkan telah melakukan pembicaraan dengan perwakilan konsorsium dan manajemen Persib Bandung.
"Tidak hanya masalah itu (wacana pindah ke LPI) tapi juga masalah lainnya termasuk hasil pertandingan," kata Umuh yang juga Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat itu.
Manajemen Persib menjanjikan akan mengumumkan sikap Persib Bandung pada Rabu (26/1) siang ini.
Keputusan itu sangat ditunggu publik sepak bola Bandung yang dalam beberapa hari terakhir ini menunggu keputusan Persib setelah kekecewaan pada pertandingan lawan Arema yang berakhir 1-1.
Di lain pihak, meski pelatih Persib Daniel Rukito, menyatakan pemain tidak terpengaruh dengan wacana tetap di LSI atau hengkang ke LPI, namun para pemain tetap mulai terpengaruh.
Salah satunya bek Nova Aryanto yang menulis di salah satu jejaring sosialnya terkait tawaran untuk berlaga di LPI.
Di lain pihak, tim saat ini tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi partai tandang yang cukup berat lawan Persiwa dan Persipura.
Selain itu pro dan kontra sendiri masih terjadi di kalangan pembina dan tokoh sepakbola di Kota Bandung tentang niatan Persib hengkang ke LPI.
Sebagian masih mengharapkan Persib tetap bertahan di LSI, sedangkan sebagian besar bobotoh dan mantan pemain Persib bersikap mendukung Persib ke LPI.
Duta Persib yang juga Wagub Jabar H Dede Yusuf, menyatakan mempersilahkan Persib menetapkan pilihanya bertahan di LSI atau pindak ke LPI dengan syarat mendapat restu dari bobotoh.
Hal sama diungkapkan oleh salah satu pengurus Viking Persib Fans Club yang menyatakan tidak keberatan Persib ke LPI. Bahkan Viking dan Bomber, dua komunitas suporter Persib sudah memberikan lampu hijau.
Namun sebagian mantan Persib berharap Persib tetap di Liga Super Indonesia (LSO). Salah satunya mantan pemain sayap Bambang Sukowiyono yang berharap Persib tetap memegang komitmen bahwa seluruh aturan yang menyangkut sepak bola harus mengacu kepada statuta PSSI.
"Persib kan punya suara di Kongres, kenapa tidak disuarakan. Bila Persib keluar dari PSSI justeru akan mengurangi pemegang hak suara yang menginginkan perbaikan," kata Sukowiyono.

BONEK: Terdakwa tanpa Pledoi

Dalam beberapa hari ini Bonek kembali menjadi sorotan di hampir seluruh media informasi, mulai dari media elektronik hingga media cetak. Media tersebut, ramai memberitakan tragedi Lamongan yang ‘katanya’ dipicu oleh Bonek. Yang tentu saja, seluruh masyarakat yang melihat atau membaca berita tersebut, langsung menghakimi Bonek adalah biang kerusuhan.

Saya kira Bonek-pun tidak berkehendak akan timbul tragedi tersebut. Keberangkatan Bonek ke Tangerang murni akan rasa cinta pada Persebaya, Bonek bukanlah suporter yang harus dikoordinir untuk melakukan lawatan away, kecintaan terhadap Persebaya-lah yang mendorong tiap individu itu datang dan akhirnya berkumpul dalam serangkaian kereta menuju Jakarta. Begitu indah, begitu egaliter karena tak ada yang memimpin atau dipimpin, semuanya karena panggilan hati. Apalagi lawatan ke Tangerang sudah cukup lama tidak dilakukan Bonek (Seingat Penulis terakhir tahun 2003), yang membuat ribuan Bonek terkonsentrasi menuju Tangerang. Mungkin kalopun tragedi Lamongan ini terjadi, yang patut diketahui oleh public adalah ini murni dari perseteruan antara LA Mania dan Bonek yang sudah begitu lama terpendam. Bukan Warga melawan Bonek.

Entah siapa yang memulai, faktanya memang telah ada 2 korban dari Suporter LA Mania (bukan warga biasa). Tapi yang patut menjadi catatan adalah hampir setiap tahun dan waktu ketika Bonek mengadakan tour melewati Jalur Utara yang tentu saja melewati Kota Lamongan selalu terjadi sweeping oleh LA Mania pada kereta api yang ditumpangi Bonek, dan kejadian itu terus berulang dari waktu ke waktu. Yang jadi pertanyaan adalah, apa hak LA Mania mensweeping dan menurunkan Bonek yang hendak melakukan tour ke luar kota. Tidak ada bukti jika Bonek yang disweeping dan diturunkan adalah pelaku pengrusakan di Lamongan, jika pun terbukti hal tersebut adalah wewenang dari Kepolisian. Sangat disayangkan Kepolisian pun seakan tutup mata terhadap kejadian tersebut, harusnya jika memang melakukan Razia cukup dari aparat Kepolisian saja tanpa melibatkan warga sipil karena hal tersebut malah berpotensi memicu insiden bentrokan dan kebencian. Jadi semua ini sebenarnya adalah rangkaian peristiwa, yang terus berakumulasi dan puncaknya pada kejadian beberapa hari yang lalu.

Apapun alasannya, sebenarnya aksi kekerasan yang dilakukan oleh Bonek tersebut tidak bisa dibenarkan. Aksi kekerasan tetaplah sebuah tindakan Kriminal yang mempunyai konsekuensi di mata Hukum. Aksi kekerasan hanya menodai upaya keras Bonek untuk mengubah citranya yang negatif selama ini, apalagi media massa begitu sensitif terhadap pemberitaan Bonek. Dan yang dikhawatirkan terjadi, media massa dengan segera memberitakan bahwa Bonek melakukan tindakan brutal dalam perjalanannya menuju Tangerang, tanpa mengindahkan etika jurnalisme yang harusnya melihat dari dua sisi yang berimbang dan tidak bias dalam pemberitaan. Tentu saja dari pemberitaan tersebut, opini public langsung tergiring bahwa Bonek telah berbuat onar di Lamongan, dan hal ini memicu warga yang tak tau apa-apa untuk ikut ‘menyambut’ Bonek yang pulang dari Tangerang.

Dari pemberitaan media massa yang terus menyudutkan Bonek, menjadikan Bonek menjadi terdakwa di Negeri ini, tetapi sayangnya Bonek adalah terdakwa tanpa pledoi. Stigmatisasi negatif masyarakat kepada Bonek semakin menguat.

Tidak bisa dipungkiri, bahwa paradigma masyarakat umumnya menganggap Bonek adalah “Biang Kerusuhan”, hal ini juga tak lepas dari stigmatisasi Media Informasi yang mencitrakan hal tersebut. Memang Bonek pernah berbuat rusuh, tetapi yang perlu diingat adalah kerusuhan dalam sepak bola Indonesia tidak hanya dimonopoli oleh Bonek. Hampir seluruh elemen Suporter di Indonesia pernah berbuat rusuh, bahkan oleh kelompok suporter yang dianggap terbaik sekalipun. Entah itu dalam bentuk terkecil seperti melempar benda-benda keras ke lapangan sampai dengan bentrokan antar suporter yang melibatkan massa dalam jumlah besar. Dan ironisnya, sekecil apapun tindakan bonek, hal ini langsung menjadi santapan empuk media dalam pemberitaan.

Media massa pun sepertinya menikmati nuansa Bonek yang penuh dengan kekerasan daripada melihat Bonek dari sisi yang lebih santun. Kemajuan yang diperlihatkan Bonek dalam pendewasaan kelihatannya tidak menarik bagi media yang memang lebih menyukai berita yang sensasional. “Bad news is good news” tetap menjadi tolok ukur media massa. Spirit sportivitas dan penerimaan terhadap hasil akhir yang ditunjukkan bonek pun tidak menarik bagi media massa. Di musim lalu, dua kali kekalahan di kandang sendiri, dari Persipura Jayapura dan Persik Kediri dan tidak terjadi kerusuhan apapun merupakan kemajuan yang patut dipuji dari Bonek.

Sangat patut disayangkan, stigmatisasi dan kriminalisasi terhadap Bonek yang dilakukan media informasi itulah yang sebenarnya juga semakin memperburuk attitude Bonek. Bagi bonek muda performa penuh kekerasan dan brutalisme dianggap sebagai ‘kebenaran’, dan bagi Bonek senior performa penuh kesantunan yang pernah ditunjukkan seolah lenyap begitu saja oleh pemberitaan media, hingga mereka berpikir berbuat baik atau tidak-pun toh media dan masyarakat tetap mengecap Bonek sebagai “bad boys”. Seolah-olah Bonek memang telah menjadi korban dari sebuah teori strukturalisme yang membutuhkan kelompok berpredikat 'bad boys' (anak nakal) untuk menentukan kelompok berpredikat 'good boys' (anak baik). Dan ironisnya, Bonek-lah yang ketiban sampur untuk diberi predikat sebagai “bad boys”.

Stigmatisasi dari media juga yang membuat banyak Bonek menjadi antipati pada Media. Tapi saya berharap, tak usahlah Bonek memusuhi media, tapi tunjukkan pada semua Media Informasi bahwa Bonek adalah supporter yang santun dan selalu berupaya, mempunyai itikad dan keinginan untuk menjadi lebih baik. Apa yang sudah dicapai, dengan segala kekurangannya. Bonek tak pernah berharap untuk diberi predikat terbaik, menjadi lebih baik itu lebih dari cukup.

Mari jadikan Tragedi ini, sebagai sebuah pembelajaran. Bahwa semangat Bonek yang egaliter, yang datang karena kecintaan terhadap Persebaya ternyata juga mempunyai sedikit kelemahan. Kelemahan itu ada pada koordinasi. Jangan sampai, karena ulah beberapa orang semuanya ikut terlibat dan merasakan getahnya.

Memang sudah saatnya Bonek menata ulang spiritnya, sudah waktunya Bonek menjadi satu entitas tunggal dalam satu payung organisasi. Satu payung lebih mempermudah dalam hal koordinasi, konsolidasi, edukasi, bahkan mungkin advokasi pada Bonek yang tertimpa masalah hukum. Tour away juga lebih bisa tertata, sehingga ekses-ekses negatif yang berpotensi muncul saat tour bisa diminimalisir. Manajemen Klub Persebaya pun harusnya juga mulai perduli dengan supporter, karena bagaimanapun juga baik dan buruknya supporter juga turut berperan dalam baik dan buruknya nama Klub. Suporter adalah spirit, jangan hanya pandang supporter sebagai konsumen belaka, tetapi rangkullah supporter sebagai keluarga.

STOP KEKERASAN DAN DAMAILAH SUPORTER INDONESIA

Senin, 24 Januari 2011

Fenomena Crop Circle, UFO pun Ingin Nurdin Halid Mundur

Kehebohan adanya crop circle di persawahan Berbah, Sleman, dalam dua hari terakhir kini merambah PSSI. Crop circle rekaan bertuliskan 'TURUNKAN NURDIN' kini memanaskan jejaring sosial facebook dan twitter.
Di jejaring twitter, crop Circle guyonan ini di-share oleh pakar telematika Roy Suryo melalui akun twitternya. “Yang belum jelas maksud 'Foto di Sleman Asli tapi CC-nya perlu diteliti' ini Contoh CC yg Rekayasa,” tulisnya.
Crop circle 'NURDIN TURUN' juga menjadi anjang pembicaraan hangat di facebook. ''Ternyata Nurdin terkenal sampai ke luar angkasaaaaa,'' tulis Enda. ''kwkwkwkw…. pasti UFO-nya kalah taruhan waktu Piala AFF kemarin…. kwkwkwkw… setuju sekali sama crop circle ini….hehehehe,'' timpal Arthurio Oktavianus Arthadiputra.
Sementara Zainal Arifin menyamakan UFO dengan PSSI yang memiliki kepanjangan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia. ''UFO = Unidentified Football Organization. Unofficial Football Organization,'' tulisnya.

Mereka yang menyedekahkan hampir 100% hartanya?

Seseorang berpesan, “Saya titipkan harta untuk Anda. Segini jumlahnya. Harta ini boleh Anda pakai. Hanya saja, sebagian tolong Anda berikan kepada si Abu.” Perhatikan baik-baik, kata kuncinya adalah sebagian. Menurut penafsiran Anda, berapakah yang akan Anda berikan kepada si Abu?

Mayoritas member menjawab 50% dan sangat banyak orang menjawab 90%. Nah, ini menurut penafsiran guru saya:
  • Kalau orang itu mengatakan sebagian kecil, mungkin itu jumlahnya 5-10 %. Sekali lagi, ini mungkin.
  • Kalau orang itu mengatakan sebagian besar, mungkin itu jumlahnya 60-90 %.
  • Nah, karena orang itu mengatakan sebagian, mungkin itu jumlahnya 20-50 %.
Terus, apa hikmahnya? Di kitab suci tertera berulang kali, hendaklah kita menyedekahkan sebagian dari harta yang kita miliki. Mungkin itu jumlahnya 20-50%. Mulai sekarang, alangkah mulianya kalau kita menargetkan sedekah 20-50% atau lebih. Sekiranya kita belum mampu, yah, setidaknya 10% dulu dan terus ditingkatkan. (Kalau 2,5%, itu sih sudah pasti. Itu zakat namanya.)
Ingat juga:
  • Nabi, Abu Bakar, dan Abdurrahman Bin Auf bersedekah hampir 100%. Makanya mereka hidup secara sederhana, walaupun aslinya kaya-raya.
  • Umar bersedekah sekitar 50%.
  • Sahabat-sahabat yang lain juga bersedekah besar-besaran.
  • Idealnya, tentu kita meneladani mereka. Sekiranya belum mampu, yah, setidaknya 10% dulu dan terus ditingkatkan.
  • Sayangnya di Indonesia, kata ‘ikhlas’ ditafsirkan jadi ‘sekadarnya’. Ini dijadikan semacam pembenaran untuk bersedekah sedikit. Padahal satupun riwayat tidak pernah menganjurkan kita untuk bersedekah sedikit.
  • Yap, saatnya kita bersedekah banyak-banyak, segera, dan ikhlas.
Pernah Nabi berpesan, “Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah.” Artinya, semua masalah bisa disolusiin dengan sedekah. Makin besar masalahnya, mestinya makin besar juga sedekahnya. Right?

Siapa Pembuat Pola di Sawah Sleman

Kalau dulu AMD adalah singkatan ABRI Masuk Desa, sekarang AMD adalah Alien Masuk Desa. Inilah yang sedang hangat dibicarakan menyusul munculnya pola lingkaran di tengah sawah di Kecamatan Berbah, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Hingga Selasa (25/1) pagi ini, tampaknya belum ada pihak yang mengaku membuat 'crop circle' tersebut. Belum terdengar juga ada alien yang mengklaim bertanggung jawab karena merusak tujuh petak sawah yang digarap enam petani itu.
Kepolisian setempat juga sudah menanyai para petani itu. Keterangan yang didapat dari mereka: "Tak mungkin itu buatan manusia." Tentu saja, para polisi sudah handal memisahkan mana kesaksian tentang fakta, dan mana yang opini.
[Jangan lupa: Pantau berita berbagai media soal pola di sawah Sleman]
Kami telah bertanya pada Anda, melalui Yahoo! Answers. Apakah itu buatan orang, atau bukan? Ada lebih dari 1400 jawaban yang masuk. Kami berterima kasih pada Anda yang sudah berpartisipasi beropini.
Dari setumpuk jawaban itu, terlihat sejumlah kecenderungan. Ada yang yakin itu bukan buatan manusia. Sejumlah argumen diajukan. Misalnya soal tak mungkinnya karya serapi itu dibuat manusia dalam waktu singkat; bahwa kalau warga setempat yang membuat, maka motif yang dipilih mestinya batik; ketiadaan jejak; dan lain-lain.
Coba simak jawaban Surya, yang merasa pengukuran pola akan sulit dilakukan manusia. "Butuh waktu lama," kata dia, "pasti aktivitasnya akan diketahui oleh orang di daerah tersebut."
Ada pula yang yakin itu buatan orang biasa. Toh, caranya bisa dicari di internet (misalnya di sini). Asal dikerjakan bersama-sama, tak sulit membuat pola seperti itu.
Aditiyo S salah satu yang yakin itu buatan orang. Kata dia, penonton Discovery Channel atau National Geographic tentu tahu bahwa crop circle bisa dibuat dengan menggunakan alat sederhana seperti batangan kayu, dalam hitungan jam. "Saya pikir sudah saatnya bangsa Indonesia lepas dari takhayul," ujar dia.
Ada pula yang percaya itu fenomena alam. Sisanya...menyerahkan pada Yang Kuasa.
Seorang penjawab, Paulus, mengatakan pola yang tampak halus itu hanya karena terlihat dari jauh. "Kalau dari dekat, tidak sehalus itu," ujarnya. Benarkah? Di YouTube, seseorang dengan id 'MrXkatrok2' mengunggah video tampak-dekat pola lingkaran di sawah Sleman. Yuk,

Kecantikan Ummi Hanya untuk Abi

“Kecantikan seorang wanita dan keindahan dirinya adalah landasan kecenderungan laki-laki dan keterpika tannya. Pilar keindahan adalah kebersihan, maka seharusnya istri mewaspadai pandangan suaminya tertuju pada sesuatu yang menjijikkan dan memuakkan, baik itu berupa kotoran, kekusutan, bau busuk atau lainnya”.


Mungkin pertama kali yang menjadikan pria tertarik kepada wanita adalah kecantikan dan penampilannya yang manis. Tetapi sayangnya, sebagian wanita melupakan kenyataan ini, sehingga mereka mengabaikan dirinya sedikit demi sedikit. Akibatnya,sang suami melihatnya dirumah dengan penampilan yang tidak enak dipandang, dalam keadaan rambut acak-acakan, atau bersikap cuek, dan juga mencium “aroma dapur” dari badannya, selalu mengenakan pakaian yang digunakan untuk mengerjakan pekerjaan rumah, tidak memperhatikan insting, etika,sisi-sisi psikologis, dan kecantikan .Bahkan mereka masih saja mengabaikan setelah dikaruniai beberapa orang anak, karena pada saat itu ia menyangka telah mengikat suaminya, dan meyakini bahwa suaminya tidak akan bisa lari darinya.

Ini adalah kesalahan fatal, karena bisa merusak penampilan yang telah digambarkan oleh seorang pria tentang wanita disaat menikahinya.Tidak diragukan lagi bahwa hi langnya kecantikan seorang istri dari pandangan suaminya akan mengakibatkan dampak yang sangat buruk. Misalnya, kita sering menemukan ada seorang wanita cantik yang diabaikan suaminya. Bahkan, sang suami lebih cenderung mencari wanita lain. Sementara itu, disisi lain kita menemukan wanita lain yang kurang begitu cantik tetapi dapat menarik hati dan perasaan suaminya dengan memelihara kelembutannya, menjaga kebersihan, perhiasan dan pakaiannya .Kehancuran mayoritas rumah tangga bisa di pastikan berawal dari permasalahan ini.


Oleh sebab itu,Tanggung jawab seorang wanita muslimah adalah menyediakan segala faktor ketenangan, kenyamanan, ketentraman, dan kasih sayang bagi suami, sementara tanggung jawab suami adalah berusaha memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup, peralatan dan barang-barang yang diperlukan istrinya.

Sudah seharusnya seorang istri berhias berharum-haruman, dan mempercantik dirinya di rumah khusus, untuk suaminya saja, berapa banyak wanita yang tidak begitu cantik bisa memiliki hati dan perasaan suaminya dengan menjaga kebersihan, pakaian, keindahan penampilan dan tutur kata yang manis.

Seorang wanita Muslimah pasti ingin menjadi penghuni surga-Nya, dengan menyadari bahwa sesungguhnya keindahan merupakan ajakan yang kuat bagi rangsangan seksual laki-laki dan memenuhi keinginannya menjadi lebih baik untuk penampilan seorang wanita, serta akan lebih mengekalkan kasih dan sayang.Abul Al-Faraj berkata:

“Sesungguhnya istri akan mendapat perhatian suaminya setelah sempurna penampilan dan kecantikannya seharusnyalah istri membiasakan diri dalam hal menjaga kebersihan dan penampilan yang indah, memakai segala sesuatu yang menabah kecantikannya, baik itu perhiasan ataupun pakaian, bentuk-bentuk perhiasan ini harus disesuaikan dengan persetujuan dan yang disukai oleh suaminya. Hendaklah ia mewaspadai pandangan suaminya tertuju kepada sesuatu yang tidak di sukainya seperti kotoran, bau yang tidak enak,a tau perubahan yang dibenci pada dirinya. Bahaya yang muncul saat ia mengabaikan hal tersebut akan menimpa dirinya sendiri. Sangat ditakutkan apabila suaminya mengetahui peremehan tersebut, dan kemudian ia melayangkan pandangan pada wanita lain”.

Tujuan menyuruh kaum wanita mempercantik diri untuk suaminya bukanlah untuk menghabiskan waktu di depan cermin sambil mengagumi kecantikan dirinya, atau panjang rambutnya atau tinggi badannya. Sesungguhnya membanggakan diri sendiri merupakan tanda kelemahan akal seseorang, tujuan sebenarnya adalah membiasakan diri dalam kebersihan dan kerapian, hal itu termasuk menertibkan rambut, merapikan pakaian tanpa ada tanda-tanda di buat-buat atau terbebankan.

Alangkah mulianya seorang wanita ketika suaminya akan datang ,ia segera bersiap-siap untuk menemuinya dengan penampilan yang sebaik-baiknya mulai dari kebersihan pakaian, keceriaan wajah dan senyum simpulnya, karena istri manapun jika menyambut suaminya dengan penampilan begini pasti suaminya akan merasakan kehormatan dan kedudukan yang mulia.

Sejumlah ahli hikmah mengatakan,“Kehidupan yang panjang ini akan terasa pendek oleh istri yang ceria, berseri-seri, terpercaya,dan shalihah, sedangkan penderitaan banyak disebabkan oleh istri kasar yang tidak memberikan ketenangan jiwa saat bergaul dengannya, tidak memberikan keteduhan saat melihatnya”.

Sebuah peribahasa mengatakan :

“Kasih sayang adalah badan; sedangkan wajahnya adalah muka yang berseri-seri”.
Merupakan kewajiban istri untuk memperindah diri bagi sang suami dengan membersihkan badan yang juga men cakup pakaian,karena tidak diragukan lagi bahwa istri ya ng mengabaikan keindahan dirinya berarti ia sedang beru saha untuk menjauhkan suaminya dengan tangannya sen diri dan bisa saja akhirnya suaminya terlempar dipangku an wanita lain.Hendaklah ia membersihkan diri sebelum kedatangan suaminya dari kesibukan kerja dan memakai pakaian yang pantas seakan-akan ia sedang menunggu pangeran yang tampan.

Minggu, 23 Januari 2011

Suporter...Ohh...Suporter, Sampai Kapan Begini?

Di tengah kampanye perbaikan sepakbola nasional menuju ke arah yang lebih baik dan profesional, kasus tewasnya dua warga yang ditengarai adalah salah diantara suporter Persela Lamongan alias LA Mania yang diduga menjadi korban penganiayaan sekelompok oknum Bonek di Lamongan, sungguh mengiris hati.

Lebih tragis lagi, saat itu baik Persela maupun Persebaya tidak bertemu dalam satu pertandingan dalam satu kompetisi. Belum diketahui siapa yang bertanggungjawab atas kejadian ini. Maklum saja, setiap ada peristiwa bentrok, hampir semua koordinator suporter selalu terkesan lepas tangan dengan mengatasnamakan oknum yang dianggap menunggangi kelompok-kelompok tersebut.

Sebab dalam kurun beberapa tahun terakhir, aksi kekerasan yang melibatkan kelompok suporter di Jatim kerap terjadi. Tentu saja, peristiwa tersebut dipicu aksi balas dendam dengan kebencian yang mendalam akibat sejarah masa lalu.

Sebut saja sekelompok Bonek yang saling lempar dengan warga di Solo dan sekelompok Aremania dengan warga Kediri, serta beberapa peristiwa lainnya yang menyebabkan kerusuhan, baik dengan warga maupun dengan kelompok suporter lain. Lantas, apa harus seperti ini terus?

Ada pemandangan yang indah ketika tim nasional bertanding di ajang Piala AFF 2010 lalu. Saat itu, di tengah hiruk pikuknya Firman Utina dkk menggapai asa, dukungan luar biasa benar-benar ditunjukkan suporter Indonesia.

Sejarah kelam Bonek-Aremania, Bonek-LA Mania, Bonek-The Jak, Bonek-Pasopati, The Jak-Viking, dan lainnya, seakan melebur menjadi satu kesatuan. Sungguh luar biasa indahnya.

Kelompok suporter itu yang biasanya seperti 'Kucing dan Anjing' saat bertemu, dalam pertandingan final Piala AFF 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno seakan menjadi ajang islah. Bahkan, di Stadion Utama Bung Karno, mereka bisa saling menyapa dan duduk bersama. Inilah pemandangan indah cita-cita semua yang seharusnya bisa dijaga.

Tapi nyatanya tidak, perselisihan antara suporter masih terus terjadi hingga kini. Ada yang bilang, perdamaian suporter yang kerap didengungkan, hanya bisa diterima oleh petinggi-petinggi di jajaran koordinator. Sebab di lapisan bawah, sangat sulit mengurai kebencian dan dendam yang sepertinya sudah mengulit ari.

Apalagi, sampai saat ini belum ada kelompok suporter yang resmi terafiliasi dengan klub yang dibelanya sehingga sangat susah mendeteksi apakah benar oknum-oknum tersebut adalah suporter murni atau hanya sekelompok pemuda biang keonaran yang beratribut suporter.

Sebab, kita bisa paham jika suporter sepakbola datang dari berbagai kalangan. Ada kalangan intelektual, kalangan menengah dan kalangan bawah (bukan dari sisi ekonomi, red) yang mungkin tingkat intelektualnya sangat kurang.

Suporter intelektual, biasanya akan menghindari aksi-aksi kekerasan meski dirinya kurang sepaham, kecewa atau bahkan tersakiti. Mereka lebih memilih jalur yang lebih elegan untuk mencurahkan emosinya karena lebih banyak berpikir jauh ke depan, bukan sesaat.

Sedangkan suporter dari kalangan menengah, bisa dibilang fifty-fifty dari sikap suporter intelektual. Sementara suporter dari kalangan bawah, yang biasanya lebih banyak dihuni para remaja dan ABG, inilah yang sulit dibendung.
Karena biasanya, sikap suporter dari kalangan ini justru kebalikan dari suporter yang memiliki tingkat intelektual tinggi. Mereka hampir tidak pernah berpikir jauh ke depan. Termasuk apakah yang dilakukannya merugikan orang lain, klub atau bahkan dirinya sendiri.

Nah, maka dari itu peran koordinator suporter sangat vital dalam memberikan edukasi bagi anggotanya, begitu juga klub. Terutama bagi kalangan suporter dari lapisan bawah yang mudah terprovokasi. Sebab jika tidak, akan semakin banyak orang-orang yang tidak tahu apa-apa turut menjadi korban.

Tidak itu saja, jika masih kerap terjadi aksi anarkis dari suporter, jangan harap bisa mendukung tim kesayangan apalagi menikmati sepakbola di negeri ini. Karena sudah pasti, pihak kepolisian yang memegang wewenang tunggal atas ijin keramaian, tidak akan mengeluarkan rekomendasi.

Lalu kenapa edukasi? Karena mungkin hanya edukasi yang bisa membuka mata hati semua suporter bahwa jika ingin dihargai dan dihormati, maka hormati dan hargailah orang lain. Tak perlu menunjuk siapa pun, tapi berubah dari diri sendiri adalah langkah awal yang sangat berarti.

Sebab setiap kerusuhan yang terjadi, hampir semuanya terpicu akibat kurang santunnya kelompok-kelompok tersebut saat berada di luar stadion, baik santun kepada suporter tuan rumah dan warga setempat atau warga di setiap lokasi yang dilalui.

Apalagi jika sudah mendengar laporan suporter 'A' bikin onar hingga tindakan kriminal seperti perampasan, penjambretan, pemukulan, dan sebagainya hanya untuk menyambung bekal saat mendukung tim kesayangannya di kandang lawan.
Tentu saja, hal itu akan menyebabkan amarah bagi pendukung tuan rumah hingga muncullah aksi balas dendam.

Belum lagi, aksi provokasi juga masih kerap terjadi melalui nyanyian-nyanyian bernada ejekan kepada tim lawan. Sebab jika nyanyian itu bertujuan untuk menjatuhkan mental pemain lawan, jujur saja, langkah itu kemungkinan kecil berhasil dan sia-sia. Ingat, pemain lawan juga profesional yang punya kiat mengatasi tekanan.

Namun, memberi edukasi santun bukan berarti mengurangi militansi, fanatisme dan loyalitas para suporter. Sebab, dalam hal ini edukasi santun adalah bagaimana menjaga citra dan nama baik klub sebagai satu kebanggaan.

Perlu ditekankan, sebuah kelompok suporter yang produktif, adalah suporter yang tidak pernah merugikan klub, baik secara materi maupun pencitraan.

Kalau sudah begitu, tak perlu lagi khawatir akan kekurangan bekal jika harus turut mendampingi tim kesayangan saat bermain kandang. Karena, siapa pun pasti akan bersimpati dan empati dengan sikap yang ditunjukkan.

Bahkan jika selama ini masyarakat kebanyakan takut saat naik angkutan umum atau kereta bersama kelompok suporter, kali ini justru akan lebih aman. Nah, inilah yang terpenting.

Memang, menciptakan perdamaian bukan hal mudah. Perang Dunia II saja baru berakhir setelah Nagasaki dan Hiroshima dibom Atom. Itu artinya, perdamaian juga membutuhkan pengorbanan, yaitu jiwa yang besar, keangkuhan dan bisa menerima keadaan. Semoga kasus di Lamongan adalah yang pertama dan terakhir. Amin!

Sepanjang Hidupku

Dengan dirimu kini ku bahagia
Tak henti kau berbagi canda tawa
Hilangkan gairah lelah hatiku
Hadirmu mengubah arti hidupku

Jadilah aku tawanan cintamu
Kuserahkan seluruhnya untukmu
Kupenuhi semua yang kau inginkan
Tiada yang penting selain dirimu

reff
Sepanjang hidupku hanya ingin bersamamu
Di setiap waktu
Di setiap waktu
Sepanjang hidupku tlah kurelakan dirimu
Tuk tinggalkan aku
Tuk tinggalkan aku

Sejuk kasihmu sampai ke tulangku
Hingga detak jantungku kan berhenti
Senyum manismu sinari hatiku
Tulus setia cintaku hanya untukmu
Sepanjang Hidupku

13 Sifat Laki-laki Yang Tidak Disukai Perempuan [isteri]

Para istri atau kaum wanita adalah manusia yang juga mempunyai hak tidak suka kepada laki-laki karena beberapa sifat-sifatnya. Karena itu kaum lelaki tidak boleh egois dan merasa benar. Melainkan juga harus memperhatikan dirinya, sehingga ia benar-benar bisa tamping sebagai seorang yang baik. baik di mata Allah, pun baik dimata manusia, lebih-lebih baik dimata istri. Ingat bahwa istri adalah sahabat terdekat, tidak saja di dunia melainkan sampai di surga. Karena itulah perhatikan sifat-sifat berikut yang secara umun sangat tidak disukai oleh para istri dan kaum wanita



Pertama, Tidak Punya Visi

Setiap kaum wanita merindukan suami yang mempunyai visi hidup yang jelas. Bahwa hidup ini diciptakan bukan semata untuk hidup. Melainkan ada tujuan mulia. Dalam pembukaan surah An Nisa’:1 Allah swt. Berfirman:
“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu”.
Dalam ayat ini Allah dengan tegas menjelaskan bahwa tujuan hidup berumah tangga adalah untuk bertakwa kepada Allah. Takwa dalam arti bersungguh mentaati-Nya. Apa yang Allah haramkan benar-benar dijauhi. Dan apa yang Allah perintahkan benar ditaati.

Namun yang banyak terjadi kini, adalah bahwa banyak kaum lelaki atau para suami yang menutup-nutupi kemaksiatan. Istri tidak dianggap penting. Dosa demi dosa diperbuat di luar rumah dengan tanpa merasa takut kepada Allah. Ingat bahwa setiap dosa pasti ada kompensasinya. Jika tidak di dunia pasti di akhirat. Sungguh tidak sedikit rumah tangga yang hancur karena keberanian para suami berbuat dosa. Padahal dalam masalah pernikahan Nabi saw. bersabda: “Pernikahan adalah separuh agama, maka bertakwalah pada separuh yang tersisa.”

Kedua, Kasar

Dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa wanita diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok. Ini menunjukkan bahwa tabiat wanita tidak sama dengan tabiat laki-laki. Karena itu Nabi saw. menjelaskan bahwa kalau wanita dipaksa untuk menjadi seperti laki-laki tulung rusuk itu akan patah. Dan patahnya berarti talaknya. Dari sini nampak bahwa kaum wanita mempunyai sifat ingin selalui dilindungi. Bukan diperlakukan secara kasar. Karena itu Allah memerintahkan para suami secara khusus agar menyikapi para istri dengan lemah lembut: Wa’aasyiruuhunna bil ma’ruuf (Dan sikapilah para istri itu dengan perlakuan yang baik) An Nisa: 19. Perhatikan ayat ini menggambarkan bahwa sikap seorang suami yang baik bukan yang bersikap kasar, melainkan yang lembut dan melindungi istri.

Banyak para suami yang menganggap istri sebagai sapi perahan. Ia dibantai dan disakiti seenaknya. Tanpa sedikitpun kenal belas kasihan. Mentang-mentang badannya lebih kuat lalu memukul istri seenaknya. Ingat bahwa istri juga manusia. Ciptaan Allah. Kepada binatang saja kita harus belas kasihan, apalagi kepada manusia. Nabi pernah menggambarkan seseorang yang masuk neraka karena menyikas seekor kucing, apa lagi menyiksa seorang manusia yang merdeka.

Ketiga, Sombong

Sombong adalah sifat setan. Allah melaknat Iblis adalah karena kesombongannya. Abaa wastakbara wakaana minal kaafiriin (Al Baqarah:34). Tidak ada seorang mahlukpun yang berhak sombong, karena kesombongan hanyalah hak priogatif Allah. Allah berfirman dalam hadits Qurdsi: “Kesombongan adalah selendangku, siapa yang menandingi aku, akan aku masukkan neraka.” Wanita adalah mahluk yang lembut. Kesombongan sangat bertentangan dengan kelembutan wanita. Karena itu para istri yang baik tidak suka mempunyai suami sombong.

Sayangnya dalam keseharian sering terjadi banyak suami merasa bisa segalanya. Sehingga ia tidak mau menganggap dan tidak mau mengingat jasa istri sama sekali. Bahkan ia tidak mau mendengarkan ucapan sang istri. Ingat bahwa sang anak lahir karena jasa kesebaran para istri. Sabar dalam mengandung selama sembilan bulan dan sabar dalam menyusui selama dua tahun. Sungguh banyak para istri yang menderita karena prilaku sombong seorang suami.

Keempat, Tertutup

Nabi saw. adalah contoh suami yang baik. Tidak ada dari sikap-sikapnya yang tidak diketahui istrinya. Nabi sangat terbuka kepada istri-istrinya. Bila hendak bepergian dengan salah seorang istrinya, nabi melakukan undian, agar tidak menimbulkan kecemburuan dari yang lain. Bila nabi ingin mendatangi salah seorang istrinya, ia izin terlebih dahulu kepada yang lain. Perhatikan betapa nabi sangat terbuka dalam menyikapi para istri. Tidak seorangpun dari mereka yang merasa didzalimi. Tidak ada seorang dari para istri yang merasa dikesampingkan.

Kini banyak kejadian para suami menutup-nutupi perbuatannya di luar rumah. Ia tidak mau berterus terang kepada istrinya. Bila ditanya selalu jawabannya ngambang. Entah ada rapat, atau pertemuan bisnis dan lain sebagainya. Padahal tidak demikian kejadiannya. Atau ia tidak mau berterus terang mengenai penghasilannya, atau tidak mau menjelaskan untuk apa saja pengeluaran uangnya. Sikap semacam ini sungguh sangat tidak disukai kaum wanita. Banyak para istri yang tersiksa karena sikap suami yang begitu tertutup ini.

Kelima, Plinplan

Setiap wanita sangat mendambakan seorang suami yang mempunyai pendirian. Bukan suami yang plinplan. Tetapi bukan diktator. Tegas dalam arti punya sikap dan alasan yang jelas dalam mengambil keputusan. Tetapi di saat yang sama ia bermusyawarah, lalu menentukan tindakan yang harus dilakukan dengan penuh keyakinan. Inilah salah satu makna qawwam dalam firman Allah: arrijaalu qawwamuun alan nisaa’ (An Nisa’:34).

Keenam, Pembohong

Banyak kejadian para istri tersiksa karena sang suami suka berbohong. Tidak mau jujur atas perbuatannya. Ingat sepandai-pandai tupai melompat pasti akan jatuh ke tanah. Kebohongan adalah sikap yang paling Allah benci. Bahkan Nabi menganggap kebohongan adalah sikap orang-orang yang tidak beriman. Dalam sebuah hadits Nabi pernah ditanya: hal yakdzibul mukmin (apakah ada seorang mukmin berdusta?) Nabi menjawab: Laa (tidak). Ini menunjukkan bahwa berbuat bohong adalah sikap yang bertentangan dengan iman itu sendiri.

Sungguh tidak sedikit rumah tangga yang bubar karena kebohongan para suami. Ingat bahwa para istri tidak hanya butuh uang dan kemewahan dunia. Melainkan lenbih dari itu ia ingin dihargai. Kebohongan telah menghancurkan harga diri seorang istri. Karena banyak para istri yang siap dicerai karena tidak sanggup hidup dengan para sumai pembohong.

Ketujuh, Cengeng

Para istri ingin suami yang tegar, bukan suami yang cengeng. Benar Abu Bakar Ash Shiddiq adalah contoh suami yang selalu menangis. Tetapi ia menangis bukan karena cengeng melainkan karena sentuhan ayat-ayat Al Qur’an. Namun dalam sikap keseharian Abu Bakar jauh dari sikap cengeng. Abu Bakar sangat tegar dan penuh keberanian. Lihat sikapnya ketika menghadapi para pembangkang (murtaddin), Abu Bakar sangat tegar dan tidak sedikitpun gentar.

Suami yang cenging cendrung nampak di depan istri serba tidak meyakinkan. Para istri suka suami yang selalu gagah tetapi tidak sombong. Gagah dalam arti penuh semangat dan tidak kenal lelah. Lebih dari itu tabah dalam menghadapi berbagai cobaan hidup.

Kedelapan, Pengecut

Dalam sebuah doa, Nabi saw. minta perlindungan dari sikap pengecut (a’uudzubika minal jubn), mengapa? Sebab sikap pengecut banyak menghalangi sumber-sumber kebaikan. Banyak para istri yang tertahan keinginannya karena sikap pengecut suaminya. Banyak para istri yang tersiksa karena suaminya tidak berani menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Nabi saw. terkenal pemberani. Setiap ada pertempuran Nabi selalu dibarisan paling depan. Katika terdengar suara yang menakutkan di kota Madinah, Nabi saw. adalah yang pertama kaluar dan mendatangi suara tersebut.

Para istri sangat tidak suka suami pengecut. Mereka suka pada suami yang pemberani. Sebab tantangan hidup sangat menuntut keberanian. Tetapi bukan nekad, melainkan berani dengan penuh pertimbangan yang matang.

Kesembilan, Pemalas

Di antara doa Nabi saw. adalah minta perlindingan kepada Allah dari sikap malas: allahumma inni a’uudzubika minal ‘ajizi wal kasal , kata kasal artinya malas. Malas telah membuat seseorang tidak produktif. Banyak sumber-sumber rejeki yang tertutup karena kemalasan seorang suami. Malas sering kali membuat rumah tangga menjadi sempit dan terjepit. Para istri sangat tidak suka kepada seorang suami pemalas. Sebab keberadaanya di rumah bukan memecahkan masalah melainkan menambah permasalah. Seringkali sebuah rumah tangga diwarnai kericuhan karena malasnya seorang suami.

Kesepuluh, Cuek Pada Anak

Mendidik anak tidak saja tanggung jawab seorang istri melainkan lebih dari itu tanggung jawab seorang suami. Perhatikan surat Luqman, di sana kita menemukan pesan seorang ayah bernama Luqman, kepada anaknya. Ini menunjukkan bahwa seorang ayah harus menentukan kompas jalan hidup sang anak. Nabi saw. Adalah contoh seorang ayah sejati. Perhatiannya kepada sang cucu Hasan Husain adalah contoh nyata, betapa beliau sangat sayang kepada anaknya. Bahkan pernah berlama-lama dalam sujudnya, karena sang cucu sedang bermain-main di atas punggungnya.

Kini banyak kita saksikan seorang ayah sangat cuek pada anak. Ia beranggapan bahwa mengurus anak adalah pekerjaan istri. Sikap seperti inilah yang sangat tidak disukai para wanita.

Kesebelas, Menang Sendiri

Setiap manusia mempunyai perasaan ingin dihargai pendapatnya. Begitu juga seorang istri. Banyak para istri tersiksa karena sikap suami yang selalu merasa benar sendiri. Karena itu Umar bin Khaththab lebih bersikap diam ketika sang istri berbicara. Ini adalah contoh yang patut ditiru. Umar beranggapan bahwa adalah hak istri mengungkapkan uneg-unegnya sang suami. Sebab hanya kepada suamilah ia menemukan tempat mencurahkan isi hatinya. Karena itu seorang suami hendaklah selalu lapang dadanya. Tidak ada artinya merasa menang di depan istri. Karena itu sebaik-baik sikap adalah mengalah dan bersikap perhatian dengan penuh kebapakan. Sebab ketika sang istri ngomel ia sangat membutuhkan sikap kebapakan seorang suami. Ada pepetah mengatakan: jadilah air ketika salah satunya menjadi api.

Keduabelas, Jarang Komunikasi

Banyak para istri merasa kesepian ketika sang suami pergi atau di luar rumah. Sebaik-baik suami adalah yang selalu mengontak sang istri. Entah denga cara mengirim sms atau menelponnya. Ingat bahwa banyak masalah kecil menjadi besar hanya karena miskomunikasi. Karena itu sering berkomukasi adalah sangat menentukan dalam kebahagiaan rumah tangga.

Banyak para istri yang merasa jengkel karena tidak pernah dikontak oleh suaminya ketika di luar rumah. Sehingga ia merasa disepelekan atau tidak dibutuhkan. Para istri sangat suka kepada para suami yang selalu mengontak sekalipun hanya sekedar menanyakan apa kabarnya.

Ketigabelas, Tidak Rapi dan Tidak Harum

Para istri sangat suka ketika suaminya selalu berpenampilan rapi. Nabi adalah contoh suami yang selalu rapi dan harum. Karena itu para istrinya selalu suka dan bangga dengan Nabi. Ingat bahwa Allah Maha indah dan sangat menyukai keindahan. Maka kerapian bagian dari keimanan. Ketika seorang suami rapi istri bangga karena orang-orang pasti akan berkesan bahwa sang istri mengurusnya. Sebaliknya ketika sang suami tidak rapi dan tidak harum, orang-orang akan berkesan bahwa ia tidak diurus oleh istrinya. Karena itu bagi para istri kerapian dan kaharuman adalah cermin pribadi istri. Sungguh sangat tersinggung dan tersiksa seorang istri, ketika melihat suaminya sembarangan dalam penampilannya dan menyebarkan bahu yang tidak enak.

10 Tipe Karakter Pria yang di sukai Wanita

Jika Sobat sedang proses pendekatan dengan seorang wanita kenali dulu tipe dan karakter anda agar mendapatkan respon dan sinyal yang baik dari sang pujaan hati. haha.. (Seperti lagu Kangen Band saja Pujaan Hati). Berikut 10 Tipe Karakter Pria yang di sukai Wanita :
1. Cowok Pengertian
Para cewek suka cowok yang pengertian karena mereka memang senang diperhatikan. Inget lagunya Ada Band yang "karena wanita ingin dimengerti kan?" naaah ternyata lagu itu emang bener banget. Cewek2 suka kalo punya cowok yang bisa mengerti diri mereka + segala keinginan mereka. Yuk mulai jadi cowok pengertian biar cewek2 nempel terus ama loe!

2. Cowok Setia
Wahai cowok2 yang suka selingkuh, sadarlah! Cewek2 kayaknya emang udah muak sama para "lelaki hidung belang". Cewek2 mau punya cowok yang setia sama mereka dan gak selingkuh. Setia itu penting untuk mengetahui seberapa besar cinta elo ke cewek dan seberapa besar elo bisa menjaga hati lo untuk gak berpaling ke cewek lain.

3. Cowok Baik
Cowok baik memang menyenangkan. Cewek2 senang dengan cowok baik karena cowok baik (katanya) bisa bersikap baik dan memperlakukan cewek dengan baik. Para cewek suka dengan cowok baik karena cowok baik bisa membuat mereka merasa terlindungi dan aman dalam kebaikan sang cowok. Cowok rebel emang keliatan cool, tapi menjadi cowok baik akan keliatan lebih cool.

4. Cowok Berbadan Tinggi
Bersyukurlah kalo elo dikaruniai tubuh tinggi menjulang karena ternyata para cewek "kesengsem" dengan para cowok tinggi. Selain alasan "cowok memang harus lebih tinggi dari cewek", para cewek suka cowok tinggi karena cowok tinggi keliatan lebih gimanaaa gitu (alah). Punya cowok berbadan tinggi membuat cewek2 terbantu kalau harus mengambil barang-barang di ketinggian yang mereka gak sampai (hehheh).

5. Cowok Humoris
Gak perlu lawakan kayak Tukul atau Eko Patrio buat bikin cewek-cewek suka sama lo. Cukup dengan sedikit tebakan konyol dan lawakan lucu elo bisa sukses menggaet hati mereka. Cowok humoris disukai cewek2 karena mereka bisa membuat cewek2 selalu senang dan segar dengan kekonyolan mereka. Cowok humoris juga disukain karena mereka selalu bisa bikin orang ketawa dan gak bikin orang bosan.

6. Cowok Friendly
Jadi cowok friendly = punya banyak kenalan cewek2 + disukain mereka! Percaya deh cewek2 gak suka sama cowok yg sok cool dan gak mau berbaur dengan orang lain.Cewek2 lebih suka cowok yang friendly dan sociable karena cowok friendly itu enak diajak berteman dan mungkin selanjutnya enak diajak pacaran! Mulai sekarang coba deh lebih friendly ke para cewek, pasti mereka akan lebih tertarik sama lo.

7. Cowok Gentle
Bukain pintu buat cewek, memberi tolong tanpa diminta, mendahulukan wanita, berani minta maaf dan mengakui kesalahan, dll. Banyak banget hal kecil yang bisa membuat seorang cowok menjadi terlihat gentle. Coba deh lo mulai untuk lebih care sama sekitar lo dan tunjukkan kalo elo bukan cowok "serampangan" yang gak punya perasaan.

8. Cowok Smart
Gak harus juara Olimpiade Sains, gak harus langganan juara kelas. Smart disini berarti elo bisa enak diajak ngobrol karena elo tau banyak hal. Cewek suka cowok yang tau banyak hal dengan wawasan luas. Cowok yang smart dan cerdas membuat cewek2 kagum. Mulai sekarang coba deh baca koran dan nonton berita di teve. Perkaya pengetahuan lo supaya terlihat smart dan menarik dimata cewek.

9. Cowok Jujur
Hei para pembohong bertobatlah sesegera mungkin. Gak ada orang yang suka dibohongin. Begitu pula dengan cewek2, mereka gak suka dengan cowok2 yang suka bohong. Kadang bohong memang mengasyikkan tapi percaya deh kebohongan pasti berujung dengan hal yang gak menyenangkan. Dengan bersikap jujur kita bukan hanya menjadi orang yg lebih baik, tapi sekaligus bisa membuat cewek2 suka dengan sifat jujur loe

10. Cowok Dewasa
Cowok itu harus dewasa dan gak boleh manja. Cowok manja itu banci, cowok manja itu bukan cowok sejati. Cewek2 suka cowok dewasa karena cowok dewasa bisa mengayomi cewek. Dengan pemikiran dan sikap yang dewasa kita bisa membuat cewek2 tertarik dengan kita, jadi mulailah bersikap dewasa dari sekarang.

10 Hal Dari Pria Yang Disukai Wanita

Berikut ini adalah 10 Hal Dari Pria Yang Disukai Wanita. Tidak ada kata telat untuk menjadi lebih baik dan lebih berhasil dalam kehidupan cinta anda :)
  1. Humoris
    Disini bukan berarti anda harus berusaha menjadi badut yang selalu menyenangkan dia
  2. Kreatif
    Penuh dengan ide dan imaginasi yang dapat membuat si dia terbawa dunia anda. Anda bisa membaca artikel saya mengenai Visualisasi
  3. Fashion
    Tidak perlu berlebihan, namun sekedar ‘cocok dengan tema acara’. Baju batik hanya untuk acara formal, jangan dipakai di diskotek
  4. Dominan dan Memimpin
    Bukan berarti mendominasi, tapi lebih sebagai inisiator dan pengambil keputusan. Bukan berarti disini anda harus egois memutuskan segala sesuatunya sendiri, anda bisa meminta pendapatnya.
  5. Memperhatikan Dengan Detail
    Dulu Bung Karno banyak disukai wanita karena sering memberikan komentar detil tentang warna baju, sepatu, gaya rambut dari wanita yang ditemuinya. Mereka merasa diperhatikan oleh beliau.
  6. Penuh Kejutan
    Wanita menyukai pria yang memberikan perhatian, memuji dia, namun kemudian menghilang dan tidak menghubungi sama sekali besoknya. Wanita hanya akan mencari pria yang benar2 dapat diprediksi sebagai calon suami.
  7. Antusiasme dan Menyenangkan
    Antusiasme itu menular dan dapat mengubah mood. Mood wanita sering berubah apalagi jika sedang PMS. Mereka akan selalu ketagihan dengan pria yang dapat mengubah mood mereka jadi lebih baik.
  8. Sombong
    Sombong yang saya maksud disini adalah overpede yang dibungkus dengan humor alias NARSIS. Jangan takut dikatain narsis sebab itu adalah sebuah pujian untuk anda. Sombong bukan berarti memamerkan kekayaan dll atau merendahkan orang lain.
  9. Tidak Butuh
    Biasanya wanita merasa dibutuhkan oleh pria dan menganggap pria akan selalu mau menuruti permintaan mereka.  Jika anda menelpon cuma karena anda sedang bosan, tidak mengharapkan secuil apapun dari si wanita, dan tidak takut dibenci oleh wanita, maka jangan kaget jika mereka akan berlomba-lomba mencari perhatian anda.
  10. Ramah
    Ini adalah sifat umum yang disukai semua orang. Jika anda disukai semua orang otomatis anda adalah orang yang cukup populer dan banyak teman. Ini akan menimbulkan kesan ‘bersama artis’ jika dia sedang bersama dengan anda.

Sifat-sifat Pria yang Disukai Wanita

Setiap wanita mempunyai karakteristik yang berbeda begitu pula dalam memilih pasangan, tapi umumnya wanita itu tergila-gila pada Pria yang mempunyai kepribadian; bukan segalanya milik pribadi yach…tapi ada beberapa kriteria atau sifat kepribadian pria yang sangat disukai wanita. Nah, sebelum kamu memikat hati sang pujaan hati, sebaiknya kenali dulu beberapa kepribadian tersebut.
1. Mempunyai Ketulusan
Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua wanita. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi dan dibohongi. Pria yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura-pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta.
2. Rendah Hati
Beda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, sifat rendah hati justru mengungkapkan kekuatan. Hanya pria yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi, semakin menunduk. Pria yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang di atasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya tidak minder.

3. Kesetiaan

Kesetiaan sudah menjadi barang langka dan sangat tinggi harganya. Pria setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban, dan tidak suka berkhianat. Karena itu, pria dengan kepribadian seperti ini sudah tentu akan dipilih wanita.

4. Bersikap Positif

Pria yang bersikap positif selalu berusaha melihat segala sesuatu dengan kaca mata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam.
5. Ceria
Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh, tapi sikap hati. Pria yang ceria adalah mereka yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh, dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa “mentertawakan” situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.
6. Bertanggung jawab
Pria yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.
7. Percaya Diri
Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya apa adanya, menghargai orang lain. Pria yang percaya diri mudah menyesuikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.
8. Kebesaran Jiwa
Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Seorang pria yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.
9. Easy Going
Pria yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stres dengan masalah-masalah yang berada di luar kontrolnya.
10. Empati
Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Pria yang berempati bukan saja pendengar yang baik, tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik, dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.
Bagi Pria-pria yang menginginkan di cintai dan di sayangi banyak wanita, milikilah sikap kepribadian tersebut. :D coba dech…kalo ga berarti usaha anda belum maksimal coba sekali lagi…

Andik Vermansyah, Berawal dari Menjajakan Es menjadi Messi?

Kecil, Cepat, dan Fantastis. Mungkin tiga kata itu yang paling tepat untuk Gelandang serang yang masih berusia 19 tahun ini.
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs316.ash1/27948_102369826475260_100001067281461_17558_3094130_n.jpg
Telah menciptakan 3 Gol untuk tim Persebaya 1927 Surabaya dalqam LPI tahun ini. Aksinya selalu ditungguunggu pendukung Persebaya ( BONEK ). setiap dia memegan Bola, kebanyakan penonton yang ada di Stadion Gelora 10 November Surabaya langsung berdiri dan berteriak, ” Ayo Ndikk !!! “.
Ya, dia punya skill yang fantastis untuk pemain se-usianya. Harapan untuk Rakyat Surabaya, maupun Masyarakat Indonesia. Bahkan sekarang, dia menjadi Idola wanita – wanita muda Surabaya.
Dia punya semangat juang tinggi, tak pernah takut untuk berhadapan dan melewati defender – defender tangguh seperti Abanda Herman, Fabiano, Maman Abdurrahman, bahkan Nova Arianto. Semangat yang jarang terlihat belakangan ini ditubuh para pemain sepak bola Indonesia. ”Saya harus bermain sebaik-baiknya di Persebaya 1927,.Sebab, ini adalah keinginan saya sejak kecil,” kata remaja kelahiran Jember, 23 November 1991 itu kepada bolaindo.com.

Ia tidak pernah mau tampil jelek, itu dikarenakan sejak kecil dia selalu mengidolakan Tim asal Kota Pahlawan tersebut. Bahkan dahulu dia rela untuk berjualan dan menjajakan Es untuk membeli sepatu Sepak bola agar bisa digunakan untuk bermain si SSB.
Andik Vermansyah selalu total setiap kali diberi kesempatan bermain di lapangan. Di setiap tim yang dibelanya, pemain mungil tersebut selalu menunjukkan kemampuannya.
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs661.snc4/60171_165048490175618_100000114051390_628843_5731126_n.jpg
Tak heran, seabrek prestasi telah disandang bersama tim yang dibelanya. Pemain berusia 17 tahun itu telah meraih banyak gelar di level amatir. Yaitu, juara Liga Remaja Jatim 2007, medali emas Porprov 2007, juara Pomnas 2007, medali emas PON XVII 2008 di Kaltim, dan medali perunggu POM ASEAN 2008 di Malaysia.
Sederet keberhasilan pelajar kelas XI IPS 2 SMA Sejahtera 1 itu membuatnya menghuni tim senior Persebaya.
Jadi pilar Persebaya tentu saja membuat perubahan dalam hidup Andik, terlebih masalah ekonomi. Dengan pendapatannya saat ini, Andik bersyukur bisa menghidupi keluarganya. Maklum, Andik bukan berasal dari keluarga mampu. Bahkan, waktu kecil, Andik pernah berjualan es. Meski sudah bisa dibilang sukses, tak membuat Andik berubah. Dia tetap bersahaja dan tak lupa dengan teman-temannya. “Tanpa mereka saya tentu tak bisa seperti sekarang”, katanya.
Cita-cita terbesar Andik sebagai pemain adalah membawa Persebaya juara DISL 2009/2010. Dia tahu betul, untuk mewujudkan itu butuh kerja keras dan kekompakan tim. “Tanpa itu, pasti tak terwujud”, pungkasnya.
Biodata
Nama        : Andik Vermansyah
Panggilan  : Andik
Lahir         : Jember, 23 Nopember 1991
Postur       : 162cm/60kg
Posisi        : Gelandang
Klub          : Persebaya Surabaya [1927]
Prestasi:
2008 Perunggu POM ASEAN (Timnas Mahasiswa)
2008 Emas PON XVII Kaltim (Jatim)
2007 Emas Porprov I (Kota Surabaya)
2007 Juara Liga Remaja Regional Jatim (Persebaya U-18)

Mengembalikan Khittah PSSI

Polemik mengenai Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) tiada habis dan berseri-seri. Kongres tahunan PSSI di Bali beberapa hari lalu dinilai sebagai kongres pendahuluan untuk mengokohkan rezim sekarang berkuasa kembali pada munas PSSI sekitar bulan April mendatang di Pulau Bintan. Rezim Nurdin Halid dan konco-konconya mencoba terus bertahan di tahta PSSI, kendati suara dari luar yang menghendaki reformasi dan perubahan makin kencang.

Mungkinkah ada perubahan dan reformasi di PSSI? Mengharapkan perubahan dari dalam tampaknya sangat sulit sekali. Pengaruh dan cengkeraman Nurdin Halid pada pemilik suara di munas PSSI nanti sangat kuat. Apalagi, pola kepemimpinan Nurdin Halid akhir-akhir ini cenderung bersifat legalistik dan keras. Jika ada klub yang terbukti melanggar, maka sanksi tegas bakal dijatuhkan, tanpa kita tahu apakah sebelumnya ada kesempatan melakukan tabayyun atau tidak.

Ya, itulah langgam kepemimpinan organisasi yang sedang terpojok ketika publik menilai organisasi itu seharusnya segera ada perubahan reformasi. Yang lebih membuat dongkol banyak kalangan adalah keberadaan keberadaan PSSI yang sudah menjadi alat politik partai tertentu. Hal itu seperti dikatakan Wakil Ketua DPR RI dari PDIP Pramono Anung Wibowo. Politikus dari Kediri, Jatim itu mengatakan, kecenderungan PSSI sebagai alat politik Partai Golkar bisa dilihat dari statement Nurdin Halid--yang juga politikus Partai Golkar--bahwa keberhasilan Timnas sekarang karena kepemimpinannya dan Partai Golkar. "PSSI tak boleh menjadi alat politik karena sebenarnya organisasi ini adalah milik bersama," kata Pram.

Politisasi sepakbola nasional dan PSSI juga sangat kental di ajang Piala AFF di Jakarta beberapa bulan lalu. Bermunculan spanduk dan media peraga lain yang isinya mendukung Nurdin Halid. Di sisi lain, banyak juga media peraga yang secara substansi mengecam kepemimpinan Nurdin Halid dan jangan berikan kesempatan kepada politikus Partai Golkar dari Sulsel ini memimpin kembali PSSI. Sepakbola menjadi ajang pertarungan berdimensi politik. Realitas ini sungguh membahayakan bagi pembinaan dan bangunan prestasi sepakbola di masa depan.

Semua stakeholders sepakbola nasional mesti berjuang keras agar jangan sampai PSSI dan sepakbola nasional menjadi alat politik. Karenanya, PSSI harus dikembalikan ke khittahnya sebagai organisasi apolitis dan berada di ranah teknis pembinaan, pengembangan, dan pembangunan prestasi sepakbola nasional. Makna kembali ke khittah PSSI dalam konteks ini adalah pola sikap, perilaku, tindakan, dan kebijakan PSSI harus mencerminkan dirinya sebagaimana organisasi olahraga yang bersifat apolitis, tak diskriminatif, fairplay, dan sportif. Jangan ada vested interest kelompok manapun dalam kaitan PSSI dan menjadikan organisasi ini sebagai alat politik kelompok dan pribadi.

Memang, di era Presiden Soekarno, proklamator kemerdekaan RI ini menjadikan PSSI sebagai alat perjuangan bangsa. Bukan alat kepentingan politik pribadi maupun kelompok pro Bung Karno. Bung Karno sengaja melobi kepada Presiden Yugoslavia ketika itu, Broz Tito untuk membantu Indonesia mencari pelatiha berkualitas bagi Timnas. Datanglah Tony Pogacnik yang mengarsiteki Timnas Indonesia era tahun 1950-an dan sampai 1960-an. Indonesia menjadi macan Asia bersanding dengan Hongkong. Saat itu sepakbola Korsel, Jepang, Irak, Iran, Saudi Arabia, dan negara lainnya tak ada apa-apanya dengan Indonesia.

Timnas Indonesia di era Bung Karno memang menjadi alat perjuangan politik di level internasional, mengingat Bung Karno adalah tokoh penting di antara negara-negara Dunia Ketiga dan Non Blok. Bung Karno jadi tokoh Asia dan Afrika yang disegani dan pengaruhnya luas. Hubungan pribadi Bung Karno dengan banyak tokoh dunia negara-negara Dunia Ketiga terajut erat, seperti dengan Presiden Yugoslavia Broz Tito, Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru, Presiden mesir Gamar Abdul Nasser, Perdana Menteri Pakistan Ali Jinnah, dan banyak tokoh dunia lainnya. Sepakbola menjadi alat perjuangan bagi Bung Karno di level internasional untuk meneguhkan dan mengokohkan posisi tawar Indonesia vis a vis negara lain. Di ranah domestik, organisasi PSSI berjalan normal dan minim konflik, karena semua stakeholders dunia sepakbola nasional bersepakat dengan mindset perjuangan Bung Karno atas sepakbola. Indonesia disegani di level internasional dan prestasi sepakbola di kancah dunia pun moncer.

Bagaimana realitas sekarang? Kondisinya berbanding terbalik dengan era Bung Karno dulu. Kini, prestasi sepakbola di level internasional jeblok. Di ranah domestik, sepakbola ada kecenderungan dipolitisasi untuk kepentingan partai tertentu. Bahkan, lebih ekstrim untuk klan oligarki keluarga tertentu. Sepakbola nasional dalam kondisi tragis dan mengenaskan. Ada kelompok tertentu yang ingin terus-menerus dan abadi mengangkangi PSSI. Padahal, prestasinya jelas-jelas jeblok.

Spirit kejuangan semua stakeholders sepakbola nasional sangat dibutuhkan dalam konteks ini. Sepakbola dan PSSI sebagai organizernya harus dikembalikan ke khittah dan ke jatidiri awal pendiriannya: PSSI sebagai organisasi apolitis, fairplay, tak diskriminatif, sportif, dan netral. Strategi mencapai itu bisa dengan jalan konstitusional maupun ekstrakonstitusional. Kejatuhan rezim Soeharto tahun 1998 bisa pelajaran penting yang harus dipetik hikmahnya. Kapan?