Rabu, 06 Oktober 2010

Hidayah itu Bisa Kabur Lho!

Hidayah kalau tidak pandai menjaganya akan diambil kembali oleh Allah atau akan hilang dari kita. Pada waktu itu kita akan hidup terombang-ambing. Tidak ada disiplin, tiada istiqamah, malas beramal, mudah melakukan maksiat, jiwa akan menderita dan sengsara walaupun punya kekayaan yang melimpah ruah atau serba berkecukupan. Di antara sebab-sebab hidayah ditarik  Allah adalah:

1. Hilangnya Rasa Malu, tidak malu kalau seandainya bermaksiat kepada Allah

2.    Kita durhaka pada guru kita yang pernah memberi pengajaran kepada kita dan lari dari pimpinan/jama’ah dakwah. Di waktu itu kita kehilangan pemimpin/jama’ah dakwah. Maka hidup kita akan terombang-ambing.

3.    Durhaka kepada orang tua, apabila kita sia-siakan kedua-duanya, kita biarkan ibu dan bapak kita tidak terurus dan terjaga. Apalagi kalau dia sampai marah atau rasa tidak senang dengan kita
4.     Hubbud Dunya/cinta dunia dan takut akan mati. Kalau penyakit ini sudah ada maka kita akan merasa tidak suka beribadah, atau mulai terasa berat mengerjakannya, maka perlahan-lahan akan luntur hidayah tersebut dan dengan halal dan haram mulai tidak dihiraukan sehingga takut kepada Tuhan perlahan-lahan dihapus dari hati kita hingga hilang sama sekali.

5.    Menzalimi orang. Dengan sebab menzalimi, rasa takut kepada Tuhan sedikit demi sedikit dicabut. Selepas itu lalai akan datang. Malas beribadah. Kemungkaran dan maksiat sedikit demi sedikit sudah berani dibuat. Begitulah seterusnya hingga hanyut dan tenggelam di dalam maksiat.
6.    Mulai bergaul bebas dengan orang-orang yang tidak menjaga syariat. Kemudian terus merasa senang dengan kebebasan itu. Lalu kelepasan. berlebihan dan suka dengan perbuatan tersebut dan setelah itu langsung hanyut dalam arus kemungkaran dan maksiat. Takut dengan Tuhan pun lenyap.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar