Minggu, 22 Agustus 2010

Menggunjing saat puasa?

ada anak bertanya pada bapaknyabuat apa berlapar-lapar puasaada anak bertanya pada bapaknyatadarus tarawih apalah gunanya
lapar mengajarmu rendah hati selalutadarus artinya memahami kitab sucitarawih mendekatkan diri pada Ilahi
lihat langit keanggunan yang indahmembuka luas dan anginpun semerbaknafsu angkara terbelenggu dan lemahulah ibadah dalam ikhlas sedekah
(By Bimbo)
...............
Pernahkah kita mendengarcelotehan-celotehan seperti ini :
"puasa-puasa kog masih sajangomongin orang !!!
"Kagak ada bedanya sedang berpuasa ..."///mending makan saja...!!!
"Makan saja di warung ..daripadamengguncing terus !!
"mendingan gak puasa daripada.puasa-puasa masih ngerasani org/ngomongin org !!




Jadi !!!! Apakah perbuatan menggunjing seseorang dapat membatalkan puasa Ramadhan?
Ghibah tidak membatalkanpuasa. Mengguncing  adalah menyebut seseorang dengan apa yang tidak disukainya,Mengguncing adalah maksiat. Sebagaimana firman Allah Ta'ala,
وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضاً
"Dan janganlah menggunjingkan satusama lain" (QS. Al Hujurat: 12 )

Begitupula dengan mengadu-domba, mencela, dan berdusta, semuanya tidaklah membatalkan puasa dan ibadah yang lainnya. Namun semua itu menodai puasa dan mengurangi pahala,sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam,
من لم يدع قول الزور والعمل بهوالجهل، فليس لله حاجة في أن يدع طعامه وشراب
"Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dusta, melakukan kedustaan serta berbuat usil, maka Allah Ta'alatidak butuh ia meninggalkan makannya dan minumnya" (HR. Bukhari)

dan sabda Rasulullah shalallahu'alaihiwasallam,
الصيام جنة، فإذا كان يوم صوم أحدكمفلا يرفث ولا يصخب فإن سابه أحد أو قاتله فليقل إني صائم
"Puasa itu perisai, jika sesorangdiantara kalian berpuasa, janganlah berkata keji dan janganlah berkelahi, danjika seseorang mencelanya atau memusuhinya maka katkanlah aku sedang berpuasa." (Muttafaqun 'alaihi)

....

Janganlah kitasia-siakan puasa kita dengan hanya mendapatkan lapar dan dahaga saja. Marilah kita menjauhi berbagai hal yang dapat mengurangi kesempurnaan pahala puasa kita. Sungguh sangat merugi orang yang melewatkan ganjaran yang begitu melimpah dari puasa yang dia lakukan.

Seberapa besarkah pahala yang melimpah tersebut?Mari kita renungkan bersama hadits berikut ini.
Dalam riwayat Muslim, dari AbuHurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى
"Setiap amalan kebaikan anakAdam akan dilipatgandakan menjadi 10 hingga 700 kali dari kebaikan yangsemisal. Allah 'Azza wa Jalla berfirman (yang artinya), "Kecuali puasa, amalantersebut untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya karena dia telahmeninggalkan syahwat dan makanannya demi Aku." (HR. Muslim no. 1151)
رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الجُوْعُ وَالعَطَشُ
"Betapa banyak orang yangberpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapardan dahaga." (HR. Ath Thobroniy )

.............................................
Marilah kita Isi hari-hari kita di bulan suci ini dengan amalan yang bermanfaat, bukan dengan perbuatan yang sia-sia atau bahkan mengandung maksiat. Janganlah engkau berpikiran bahwa  karena takut berbuat maksiat dan perkara yang sia-sia, maka lebih baik diisi dengan tidur.Lihatlah suri tauladan kita memberi contoh kepada kita dengan melakukan banya kkebaikan seperti banyak berderma, membaca Al Qur'an, banyak berzikir dan i'tikaf di bulan Ramadhan. mari kita Manfaatkan bulan yang penuh berkah ini dengan berbagai macam kebaikan dan jauhilah berbagai macam maksiat.

Semoga Allah memberi kita petunjuk, ketakwaan, kemampuan untuk menjauhi yang larang dan diberikan rasa kecukupan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar