Minggu, 22 Agustus 2010

TRUE LOVE

Saudaraku semua,,,,,,

ingatlah bahwa :...

كُلُّ مَمْنُوعٍ مَرْغُوبٌ
Setiap yang terlarang itu menarik (memikat).

Dahulu, tatkala hubungan antara anda dengannya terlarang dalam agama, makasetan berusaha sekuat tenaga untuk mengaburkan pandangan dan akal sehat anda,sehingga anda hanyut oleh badai asmara. Karena anda hanyut dalam badai asmaraharam, maka mata anda menjadi buta dan telinga anda menjadi tuli, sehinggaandapun bersemboyan: Cinta itu buta. Dalam pepatah arab dinyatakan:
حُبُّكَ الشَّيْءَ يُعْمِي وَيُصِمُّ
Cintamu kepada sesuatu, menjadikanmu buta dan tuli.

Akan tetapi setelah hubungan antara anda berdua telah halal, maka spontansetan menyibak tabirnya, dan berbalik arah. Setan tidak lagi membentangkantabir di mata anda, setan malah berusaha membendung badai asmara yang telahmenggelora dalam jiwa anda. Saat itulah, anda mulai menemukan jati diripasangan anda seperti apa adanya. Saat itu anda mulai menyadari bahwa hubungandengan pasangan anda tidak hanya sebatas urusan paras wajah, kedudukan sosial,harta benda. Anda mulai menyadari bahwa hubungan suami-istri ternyata lebihluas dari sekedar paras wajah atau kedudukan dan harta kekayaan. Terlebih lagi,setan telah berbalik arah, dan berusaha sekuat tenaga untuk memisahkan antaraanda berdua dengan perceraian:
فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ.
"Maka mereka mempelajari dari Harut dan Marut (nama dua setan) itu apa yangdengannya mereka dapat menceraikan (memisahkan) antara seorang (suami) dariistrinya." (Qs. Al Baqarah: 102)

Mungkin anda bertanya, lalu bagaimana saya harus bersikap?
Bersikaplah sewajarnya dan senantiasa gunakan nalar sehat dan hati nuranianda. Dengan demikian, tabir asmara tidak menjadikan pandangan anda kabur dananda tidak mudah hanyut oleh bualan dusta dan janji-janji palsu.
Mungkin anda kembali bertanya: Bila demikian adanya, siapakah yangsebenarnya layak untuk mendapatkan cinta suci saya? Kepada siapakah saya harus menambatkan tali cinta saya?
Simaklah jawabannya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam:
تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لأَرْبَعٍ لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَجَمَالِهَا وَلِدِينِهَا ، فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ. متفق عليه
"Biasanya, seorang wanita itu dinikahi karena empat alasan: karena hartakekayaannya, kedudukannya, kecantikannya dan karena agamanya. Hendaknya engkaumenikahi wanita yang taat beragama, niscaya engkau akan bahagia dan beruntung."(Muttafaqun 'alaih)
Dan pada hadits lain beliau bersabda:
إِذَا خَطَبَ إِلَيْكُمْ مَنْ تَرْضَوْنَ دِينَهُ وَخُلُقَهُ فَزَوِّجُوهُ إِلاَّ تَفْعَلُوا تَكُنْ فِتْنَةٌ فِى الأَرْضِ وَفَسَادٌ عَرِيضٌ. رواه الترمذي وغيره.
"Bila ada seorang yang agama dan akhlaqnya telah engkau sukai, datangkepadamu melamar, maka terimalah lamarannya. Bila tidak, niscaya akan terjadikekacauan dan kerusakan besar di muka bumi." (Riwayat At Tirmizy danlainnya)

Cinta yang tumbuh karena iman, amal sholeh, dan akhlaq yang mulia, akansenantiasa bersemi. Tidak akan lekang karena sinar matahari, dan tidak pulaluntur karena hujan, dan tidak akan putus walaupun ajal telah menjemput.
الأَخِلاَّء يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلاَّ الْمُتَّقِينَ.
"Orang-orang yang (semasa di dunia) saling mencintai pada hari itusebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yangbertaqwa." (Qs. Az Zukhruf: 67)

Saudaraku! Cintailah kekasihmu karena iman, amal sholeh serta akhlaqnya,agar cintamu abadi. Tidakkah anda mendambakan cinta yang senantiasa menghiasi dirimu walaupun anda telah masuk ke dalam alam kubur dan kelak dibangkitkan di hari kiamat? Tidakkah anda mengharapkan agar kekasihmu senantiasa setia dan mencintaimu walaupun engkau telah tua renta dan bahkan telah menghuni liang lahat?
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
ثَلاَثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ حَلاَوَةَ الإِيمَانِ: أَنْ يَكُونَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا، وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لاَ يُحِبُّهُ إِلاَّ لِلَّهِ، وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِى الْكُفْرِ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِى النَّارِ. متفق عليه
"Tiga hal, bila ketiganya ada pada diri seseorang, niscaya ia merasakanbetapa manisnya iman: Bila Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dibanding selaindari keduanya, ia mencintai seseorang, tidaklah ia mencintainya kecuali karenaAllah, dan ia benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkandirinya, bagaikan kebenciannya bila hendak diceburkan ke dalam kobaran api." (Muttafaqun'alaih)

Saudaraku! hanya cinta yang bersemi karena iman dan akhlaq yang mulialahyang suci dan sejati. Cinta ini akan abadi, tak lekang diterpa angin atau sinarmatahari, dan tidak pula luntur karena guyuran air hujan.
"Cinta karena Allah tidak akan bertambah hanya karena orang yang engkau cintai berbuat baik kepadamu, dan tidak akan berkurang karena ia berlaku kasar kepadamu." Yang demikian itu karena cinta anda tumbuh bersemi karena adanya iman, amal sholeh dan akhlaq mulia, sehinggabila iman orang yang anda cintai tidak bertambah, maka cinta andapun tidak akan bertambah. Dan sebaliknya, bila iman orang yang anda cintai berkurang, maka cinta andapun turut berkurang. Anda cinta kepadanya bukan karena materi,pangkat kedudukan atau wajah yang rupawan, akan tetapi karena ia beriman danberakhlaq mulia. Inilah cinta suci yang abadi saudaraku.

Saudaraku! setelah anda membaca tulisan sederhana ini, perkenankan saya bertanya: Benarkah cinta anda suci? Benarkah cinta anda adalah cinta sejati?Buktikan saudaraku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar