Minggu, 05 Juni 2011

Jangan pernah lelah untuk berDOA...teruslah berdoa...

Jika seorang muslim berdoa pada Allah agar diberi rizki dan diberi keturunan,
akan tetapi doanya tak kunjung pula terkabulkan, apakah seperti itu adalah buah
dari tidak diterimanya amalan?
...Ada berbagai faktor yang menyebabkan doa tak kunjung dikabulkan. Doa tersebut
tidak terkabul boleh jadi karena jeleknya amalan, maksiat dan kejelekan yang
seseorang perbuat. Boleh jadi juga sebabnya adalah karena makan makanan yang
haram. Juga bisa jadi karena ia berdoa biasa dalam keadaan hati yang lalai.
Boleh jadi pula karena sebab lainnya sebagaimana yang Nabi ·shallallahu
‘alaihi wa sallam ·sebutkan dalam hadits,
ºما مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ
وَلاَ قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلاَثٍ إِمَّا
أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِى الآخِرَةِ
وَإِمَّا أَنُْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا. قَالُوا إِذاً نُكْثِرُ.
قَالَ اللَّهُ أَكْثَرُº02º
“·Tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah selama tidak
mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat, pen) melainkan Allah
akan beri padanya tiga hal: [1] Allah akan segera mengabulkan do’anya, [2] Allah
akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan [3] Allah akan menghindarkan
darinya kejelekan yang semisal.” Para sahabat lantas mengatakan, “Kalau begitu
kami akan memperbanyak berdo’a.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas
berkata, “Allah nanti yang memperbanyak mengabulkan do'a-do'a kalian.·”(HR.Ahmad)
Boleh jadi tidak terkabulnya doa seorang hamba karena maksiat yang ia
perbuat, karena hatinya yang lalai saat memanjatkan doa, atau karena memakan
yang haram. Atau boleh jadi pula doa seseorang tak kunjung terkabul karena Allah
·Ta’ala· memilih yang terbaik untuknya dengan Allah mengganti apa yang ia
minta dengan yang lebih bermanfaat di surga dan akhirat kelak. Atau bahkan Allah
menggantinya dengan sesuatu di akhirat dan di surga yang kekal. Bisa jadi pula
Allah mengganti permintaan hamba tadi dengan ·maslahat· lainnya dengan
Allah menghindarkan darinya berbagai keburukan. Bisa jadi Allah menghindarkan
darinya kejelekan tanpa ia sadari. Itulah karena doa yang ia panjatkan pada
Allah. Inilah yang terbaik sesuai dengan hikmah Allah. Allah bisa jadi
mengabulkan doanya dengan memberikannya anak, rumah atau istri. Boleh jadi pula
Allah palingkan dari kejelekan dengan sebab doa dan mengganti dengan yang lebih
manfaat sebagaimana yang disebutkan dalam hadits di atas.
Dalil bahwa do’a dengan hati yang lalai sebab do’a sulit terkabul,
ادْعُوا
اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لاَ
يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لاَهٍ
“·Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan
ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.·”(HR.Tirmidzi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar