Rabu, 07 Maret 2012

Siapa Juara Hassanal Bolkiah Trophy?

SKUAD Indonesia U21 dan tuan rumah Brunei Darussalam U21 sama-sama diposisikan sebagai underdog di semifinal. Namun, kedua tim inilah yang sukses menembus final.
CaTaTaN: Slamet Oerip Prihadi
Berstatus sama sebagai tim underdog di semifinal, tapi berhasil membanting tim unggulan (Vietnam dan Myanmar), kemudian harus saling banting di laga final Hassanal Bolkiah edisi ke-4 pada hari Jumat 9 Maret 2012. Siapa yang sukses merebut tahta juara?
Sayang, kita tidak melihat tayangan langsung partai semifinal II: Brunei Darussalam versus Myanmar. Tapi kami menduga kuat bahwa penampilan skuad Brunei Darussalam sama-sama menggeloranya dengan Indonesia. Bertarung all out dengan semangat tempur tinggi demi bangsa dan negara!
Yang sangat berubah –kami rasa inilah faktor utama yang mendorong kemenangan Indonesia 2 – 0 atas Vietnam – adalah kemampuan Andik Vermansyah dan kawan-kawan bertarung dengan mobilitas cukup tinggi dari menit 1 sampai 90.
Inilah perubahan yang sangat mencolok dibandingkan ketika Indonesia dibanting Myanmar 1 – 3 di babak penyisihan Grup A. Waktu itu, stamina para pemain Indonesia U21 gembos sejak menit ke-55. Mau lari kencang sulit, passing pun sering salah. Konsentrasi juga menurun.
Apakah perubahan endurance dan stamina terpacu oleh motivasi yang luar biasa untuk mengangkat kembali martabat Bangsa Indonesia? Mereka bertarung kesetanan setelah Indonesia dipermalukan Bahrain 0 – 10 di laga pamungkas babak 20 Besar Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia? Atau, adakah tenaga ahli yang diperankan untuk mamanfaatkan sport science sebagai pendongkrak kebugaran Andik Vermansyah? Kita tidak tahu persis.
Kita sangat berharap, kalau atmosfernya masih sedahsyat itu di partai final besok (Jumat 9 Maret 2012), bukan hal mustahil Indonesia U21 menjuarai Hassanal Bolkiah Trophy 2012! Insya Allah.
Saat ini tidak ada lagi obat yang bisa mengurangi kepedihan hati akibat tragedy 0-10 di Bahrain, selain gelar juara di Brunei Darussalam. Inilah tuntutan rakyat Indonesia. Harga mati, tidak bisa ditawar-tawar lagi. Demi kehormatan bangsa dan negara.
* * * *
Di laga semifinal, pakar bursa bola Eropa meletakkan Indonesia U21 sebagai underdog, Vietnam sebagai tim yang diunggulkan. Indonesia U21 divoor 1/2. Kita belum tahu di partai final nanti apakah Indonesia diletakkan sebagai tim underdog lagi atau tidak (setara)? Yang pasti, di semifinal Indonesia U21 dan Brunei Darussalam U21 sama-sama jadi underdog.
Mungkin kita tidak perlu merisaukan posisi Indonesia U21 di lantai bursa, sebab pertandingan sepak bola bukan hitungan matematika. Yang paling penting adalah semangat tempur Andik Vermansyah dan kawan-kawan tetap hebat. Daya tahan fisik dan mobilitas mereka tetap terjaga sepanjang 2 x 45 menit, ditambah kemungkinan perpanjangan waktu.
Kalau sampai terjadi penentuan juara lewat adu tendangan penalty, diharapkan pelatih Widodo Cahyono Putro sudah menyiapkan tim algojo yang mumpuni. Kiper juga disiapkan mentalnya untuk menghadapi segala kemungkinan.
Pelajaran paling berharga dari tragedy Bahrain dan berkobarnya semangat meraih juara di Brunei Darussalam adalah kesaktian pepatah: Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh! PSSI jangan menebar permusuhan. Mengapa harus memboikot tvOne dan antv segala. Seolah kurang memahami dinamika dan dialektika alam demokrasi.
Sudahlah, kuburkan segala dendam, kebencian, dan negative thinking. Sepak bola Merah Putih milik seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Bukan milik segelintir petinggi PSSI. Ini yang harus dicamkan dalam-dalam.
Sekarang marilah kita berdoa sepenuh hati kepada Allah SWT, semoga Andik Vermansyah dan kawan-kawan berhasil merebut tahta juara Hassanal Bolkiah Tropy edisi ke-4 tahun ini. Amin.*
Hasil Semifinal Rabu 7 Maret 2012
Vietnam  vs Indonesia        0 - 2
Myanmar vs Brunei DS    2 - 3
TOP SCORERS
No     Pemain                                             Grup Gol
1        Kyaw Zayar Win (Myanmar)               A       6
2        Andik Vermanshah (Indonesia)           A       5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar