Selasa, 06 Desember 2011

nasibmu,,,

JAYAPURA - Ketidakikutsertaan Persipura Jayapura di Liga Champion Asia (LCA) musim ini, membuat manajemen tim yang dijuluki Mutiara Hitam ini berang. Pencoretan nama Persipura Jayapura dari daftar kompetisi level tertinggi Asia itu dinilai sepihak.

“Persipura punya hak untuk berlaga di kompetisi mana saja, kenapa PSSI harus mengadu ke AFC agar Persipura tidak diikut sertakan?," kata Ketua umum Persipura Jayapura Benhur Tommy Mano, Rabu (7/12/2011).

Mantan ketua panitia pelaksana (Panpel) Persipura ini beranggapan PSSI harusnya memberi teguran bagi Persipura bukan sanksi pencoretan dari LCA.

Dia mengaku sangat menyayangkan sikap PSSI yang ikut campur dalam laga LCA. Padahal, kata Mano, berlaga pada turnamen antara jawara - jawara Liga di Asia ini bukan hanya menguntungkan bagi skuad asuhan pelatih Jacksen F Tiago atau bagi orang Papua saja, melainkan untuk bangsa Indonesia.

Persipura Jayapura dicoret dari daftar LCA karena membelot ke Indonesia Super League, yang dinilai ilegal oleh PSSI, karena PSSI hanya mengakui Indonesian Premier League.

Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husein sendiri dalam berbagai kesempatan membantah menjegal langkah Persipura ke Liga Champions Asia.Menurutnya AFC sendiri yang menolak Persipura karena Boaz Sollosa cs tidak bergabung di kompetisi resmi. Deputi Sekjen PSSI Saleh Mukadar pun menegaskan seharusnya Persipura meminta pertanggung jawaban kepada CEO PT Liga Indonesia pengelola ISL, Djoko Driyono.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar