Minggu, 23 Januari 2011

Andik Vermansyah, Berawal dari Menjajakan Es menjadi Messi?

Kecil, Cepat, dan Fantastis. Mungkin tiga kata itu yang paling tepat untuk Gelandang serang yang masih berusia 19 tahun ini.
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs316.ash1/27948_102369826475260_100001067281461_17558_3094130_n.jpg
Telah menciptakan 3 Gol untuk tim Persebaya 1927 Surabaya dalqam LPI tahun ini. Aksinya selalu ditungguunggu pendukung Persebaya ( BONEK ). setiap dia memegan Bola, kebanyakan penonton yang ada di Stadion Gelora 10 November Surabaya langsung berdiri dan berteriak, ” Ayo Ndikk !!! “.
Ya, dia punya skill yang fantastis untuk pemain se-usianya. Harapan untuk Rakyat Surabaya, maupun Masyarakat Indonesia. Bahkan sekarang, dia menjadi Idola wanita – wanita muda Surabaya.
Dia punya semangat juang tinggi, tak pernah takut untuk berhadapan dan melewati defender – defender tangguh seperti Abanda Herman, Fabiano, Maman Abdurrahman, bahkan Nova Arianto. Semangat yang jarang terlihat belakangan ini ditubuh para pemain sepak bola Indonesia. ”Saya harus bermain sebaik-baiknya di Persebaya 1927,.Sebab, ini adalah keinginan saya sejak kecil,” kata remaja kelahiran Jember, 23 November 1991 itu kepada bolaindo.com.

Ia tidak pernah mau tampil jelek, itu dikarenakan sejak kecil dia selalu mengidolakan Tim asal Kota Pahlawan tersebut. Bahkan dahulu dia rela untuk berjualan dan menjajakan Es untuk membeli sepatu Sepak bola agar bisa digunakan untuk bermain si SSB.
Andik Vermansyah selalu total setiap kali diberi kesempatan bermain di lapangan. Di setiap tim yang dibelanya, pemain mungil tersebut selalu menunjukkan kemampuannya.
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs661.snc4/60171_165048490175618_100000114051390_628843_5731126_n.jpg
Tak heran, seabrek prestasi telah disandang bersama tim yang dibelanya. Pemain berusia 17 tahun itu telah meraih banyak gelar di level amatir. Yaitu, juara Liga Remaja Jatim 2007, medali emas Porprov 2007, juara Pomnas 2007, medali emas PON XVII 2008 di Kaltim, dan medali perunggu POM ASEAN 2008 di Malaysia.
Sederet keberhasilan pelajar kelas XI IPS 2 SMA Sejahtera 1 itu membuatnya menghuni tim senior Persebaya.
Jadi pilar Persebaya tentu saja membuat perubahan dalam hidup Andik, terlebih masalah ekonomi. Dengan pendapatannya saat ini, Andik bersyukur bisa menghidupi keluarganya. Maklum, Andik bukan berasal dari keluarga mampu. Bahkan, waktu kecil, Andik pernah berjualan es. Meski sudah bisa dibilang sukses, tak membuat Andik berubah. Dia tetap bersahaja dan tak lupa dengan teman-temannya. “Tanpa mereka saya tentu tak bisa seperti sekarang”, katanya.
Cita-cita terbesar Andik sebagai pemain adalah membawa Persebaya juara DISL 2009/2010. Dia tahu betul, untuk mewujudkan itu butuh kerja keras dan kekompakan tim. “Tanpa itu, pasti tak terwujud”, pungkasnya.
Biodata
Nama        : Andik Vermansyah
Panggilan  : Andik
Lahir         : Jember, 23 Nopember 1991
Postur       : 162cm/60kg
Posisi        : Gelandang
Klub          : Persebaya Surabaya [1927]
Prestasi:
2008 Perunggu POM ASEAN (Timnas Mahasiswa)
2008 Emas PON XVII Kaltim (Jatim)
2007 Emas Porprov I (Kota Surabaya)
2007 Juara Liga Remaja Regional Jatim (Persebaya U-18)

1 komentar:

  1. salut bgt buat andik,andik bsa buktikan bahwa bkn orang kaya doang yang bisa berprestasi,tapi semua orang bisa,, mju terus andikk brapo

    BalasHapus